
Dalam langkah yang membangun kepercayaan pasar, Colorpak Indonesia Tbk menyampaikan pembagian dividen jumbo bagi para pemegang sahamnya. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan di Hotel Mulia, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026), menyetujui distribusi dividen tunai sebesar Rp52,2 miliar. Imbal hasil dividen ini menandai momentum positif bagi perusahaan manufaktur tinta cetak yang terus menunjukkan daya tahan pendapatan di tengah kondisi pasar. Bagi investor, kabar ini menjadi sinyal positif mengenai aliran keuntungan yang berkelanjutan dari kepemilikan saham CLPI.
Pada 2025, Colorpak berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 7,11 persen menjadi Rp979 miliar. Sejalan dengan itu, laba bersih perusahaan meningkat 21,6 persen menjadi Rp68,2 miliar dibandingkan Rp56,1 miliar pada tahun sebelumnya. Laba kotor tercatat Rp136,8 miliar dengan laba operasional sebesar Rp78,2 miliar, menunjukkan peningkatan efisiensi dan kapasitas produksi perusahaan. Secara keseluruhan, kinerja top line dan bottom line membentuk fondasi yang kuat bagi langka dividen yang diambil pada RUPST.
Dalam konteks keuangan, Colorpak menunjukkan tren positif selama tiga tahun terakhir, menegaskan posisi perusahaan sebagai pemain stabil di sektor tinta cetak. Selain itu, sebagian laba laba bersih 2025 dialokasikan untuk dana cadangan dan laba ditahan perseroan, sambil menjaga kemampuan perusahaan untuk membayar dividen yang mengundang minat investor, serta menjaga arus kas internal untuk ekspansi di masa depan.
Usulan dividen tunai sebesar Rp52,2 miliar setara Rp170,51 per saham mencerminkan payout ratio sekitar 75 persen dari laba bersih 2025 sebesar Rp68,2 miliar. Kebijakan ini menegaskan komitmen Colorpak terhadap imbal hasil bagi pemegang saham, sambil mempertahankan arus kas yang cukup untuk kebutuhan operasional dan rencana masa depan. Dengan yield sekitar 9,9 persen, dividen ini diharapkan menarik bagi investor yang berfokus pada pendapatan tetap dari kepemilikan saham CLPI.
Respon pasar terlihat positif dengan saham CLPI naik sekitar 2,38 persen ke level Rp1.720 per saham pada Jumat siang, 19 Juni 2026. Pergerakan harga ini mencerminkan optimisme investor terhadap berita dividen, serta prospek pendapatan yang stabil seiring upaya perusahaan menjaga kinerja operasional. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 20 Juli 2026, menambah daya tarik bagi investor jangka pendek maupun menengah.
Jadwal dividen yang disampaikan mencakup beberapa momen penting: Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 25 Juni 2026, Ex Dividen pada 26 Juni 2026; Cum Dividen di Pasar Tunai 29 Juni 2026, Ex Dividen pada 30 Juni 2026; dan Pembayaran Dividen pada 20 Juli 2026. Calon pemegang saham disarankan mencatat tanggal-tanggal ini untuk memastikan hak atas dividen tersebut.
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 25 Juni 2026 |
| Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 26 Juni 2026 |
| Cum Dividen di Pasar Tunai | 29 Juni 2026 |
| Ex Dividen di Pasar Tunai | 30 Juni 2026 |
| Pembayaran Dividen | 20 Juli 2026 |
Ringkasnya, kombinasi antara kinerja keuangan yang membaik dan kebijakan dividen yang atraktif dapat membuat CLPI tetap menarik bagi investor yang mencari eksposur di sektor manufaktur tinta cetak. Namun, seperti semua keputusan investasi, prospek masa depan tetap bergantung pada dinamika pasar, biaya produksi, dan kemampuan perusahaan menjaga efisiensi operasional. Artikel ini disusun untuk pembaca Cetro Trading Insight demi memahami sentimen pasar secara menyeluruh tanpa menghapus konteks fundamental yang melandasi pergerakan saham.