CPI Kanada Februari Diprediksi 1,9% YoY; CAD Dipengaruhi Harga Minyak dan Pasar Tenaga Kerja Lemah

CPI Kanada Februari Diprediksi 1,9% YoY; CAD Dipengaruhi Harga Minyak dan Pasar Tenaga Kerja Lemah

trading sekarang

TD Securities memperkirakan CPI Kanada utama turun menjadi 1,9% secara year-on-year pada Februari, didorong kenaikan harga bensin dan efek musiman. Mereka juga memperkirakan pelonggaran pada ukuran CPI inti, dengan CPI-trim turun menjadi sekitar 2,3% dan CPI-median sekitar 2,4%. Hasil ini, jika benar, menempatkan inflasi utama dan inti di bawah proyeksi BoC menurut MPR Januari.

Meski jalur pelemahan inflasi tampak jelas, para analis menekankan bahwa sinyal tersebut kurang relevan untuk kebijakan di jangka pendek karena konflik Iran yang menekan pasokan minyak dan menaikkan harga minyak mentah. Kondisi ini meningkatkan risiko tekanan biaya bagi konsumen dan menambah ketidakpastian bagi bank sentral.

Di sisi pasar tenaga kerja, laporan Februari menunjukkan kehilangan pekerjaan sebesar 84 ribu, melanjutkan penurunan bulan sebelumnya sebesar 25 ribu. Tingkat pengangguran naik 0,2 poin persentase menjadi 6,7%. Data ini memperkuat gambaran domestic yang lebih lemah meskipun faktor minyak global tetap menjadi faktor penentu bagi pergerakan CAD.

Penurunan tenaga kerja menambah tekanan pada pandangan kinerja ekonomi domestik, meskipun tetap ada dukungan dari faktor global seperti harga minyak.

Faktor harga minyak mentah naik karena konflik Iran menjaga volatilitas minyak global, sehingga CAD tetap sensitif terhadap dinamika energi. Lonjakan WTI mendorong investor untuk memantau bagaimana kebijakan energi dan biaya impor mempengaruhi inflasi di Kanada.

Beberapa analis tetap memandang peluang untuk menjual CAD terhadap USD dalam kerangka 10-tahun, melihat pergerakan CAD sebagai peluang entry jika sentimen masih didorong oleh faktor global.

Implikasi untuk USD/CAD dan Rekomendasi Perdagangan

Secara umum, analisis CPI dan dinamika tenaga kerja menunjukkan bahwa arah dolar AS terhadap CAD dapat bergantung pada bagaimana faktor energi dan ekspektasi kebijakan BoC berinteraksi di pasar. Ketika minyak tetap bergejolak, USD berpotensi menguat terhadap CAD dalam skenario tertentu.

Rencana pertemuan BoC di Maret diperkirakan tidak memberi dampak signifikan terhadap kebijakan dalam jangka pendek, karena risiko harga minyak dan tekanan inflasi dari pasar energi lebih menonjol.

Karena artikel tidak menyediakan level harga spesifik untuk entri, sinyal perdagangan tidak dapat ditentukan. Oleh karena itu, sinyal di artikel ini adalah no dan investor disarankan memantau rilis data berikutnya.

broker terbaik indonesia