DEWA dan BUMI Tersenyum: Analisa Teknikal Mengungkap Momentum Bullish Grup Bakrie

DEWA dan BUMI Tersenyum: Analisa Teknikal Mengungkap Momentum Bullish Grup Bakrie

trading sekarang

Langit investor seakan berubah saat ini: saham Grup Bakrie melaju permintaan tinggi dengan DEWA memimpin rebound yang menggugah minat pasar. Pada Selasa, 21 Juli 2026, DEWA menguat 7,04% ke Rp426 per saham hingga pukul 09.56 WIB, menunjukkan adanya minat beli yang kuat. Momentum bullish tercipta setelah konfirmasi pola higher low dan tembusnya zona resistance dengan lonjakan volume. Menurut Cetro Trading Insight, dinamika teknikal saat ini membuka peluang prospek positif dalam beberapa sesi kedepan.

Bukti teknikal memperkuat klaim tersebut: MA20 yang berada di kisaran 334 kini berfungsi sebagai support dinamis, sementara MACD berada di zona positif dengan histogram meningkat. Pembalikan tren makin nyata sejalan dengan kenaikan harga yang menjaga momentum bullish. Data BEI menunjukkan DEWA menguat 20,11% dalam seminggu, menegaskan adanya akumulasi investor yang kembali kuat.

Di sisi fundamental, prospek DEWA membaik setelah perseroan meraih kontrak jasa pertambangan pertama di luar Grup BUMI. Kontrak ini berpotensi menambah lini pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada pelanggan utama. Analis Bahana Sekuritas menilai target harga menjadi Rp600 per saham meski premi risiko lebih tinggi, sedangkan BRI Danareksa menilai peluang kenaikan menuju 455-498 selama harga bertahan di atas area breakout 370-390.

IndikatorNilai
Harga saat iniRp426
Resistance370-390
Target (resistance)455-498
Stop loss370
MA20334

Saham BUMI menambah drive positif pada Selasa, 21 Juli 2026, dengan kenaikan 5,03% menjadi Rp167 per saham. Kenaikan harian itu juga memperpanjang gain mingguan menjadi 12,75% seiring investor menilai prospek rebound sektor batu bara. Breakout dari neckline di sekitar level 150 dipercaya sebagai sinyal perubahan tren dari bearish menjadi bullish, didukung pola rounding bottom yang terbentuk. Cetro Trading Insight menilai momentum ini bisa menjadi pendorong keuntungan jangka pendek jika harga mampu bertahan di atas zona breakout.

Secara teknikal, MA20 di sekitar 144 telah berbalik naik dan berfungsi sebagai support utama, disertai MACD yang membentuk golden cross dengan histogram positif. Hal ini memperkuat sinyal membeli meski resistensi terdekat berada di kisaran 167-175. Selanjutnya, pergerakan di atas 150 memberi ruang bagi potensi kenaikan lebih lanjut asalkan volume tetap terjaga.

Secara fundamental, BUMI berada dalam dinamika harga batu bara dan permintaan industri yang jadi penentu arah. Riset BRI Danareksa menilai pembalikan arah telah terkonfirmasi dengan target resistance di 167-175. Para manajer risiko menyarankan stop loss di bawah 150 untuk melindungi modal jika tren berubah. Faktor pendukung tambahan meliputi kontrak baru dan perubahan harga komoditas yang dapat mempengaruhi arus kas perusahaan.

IndikatorNilai
Harga saat iniRp167
Neckline breakout150
Resistance167-175
Stop loss150
MA20144
banner footer