Dividen Tunai KEJU 2025 Rp89,88 Miliar: Laba Bersih Naik 22,1%, Analisis Cetro Trading Insight

Dividen Tunai KEJU 2025 Rp89,88 Miliar: Laba Bersih Naik 22,1%, Analisis Cetro Trading Insight

trading sekarang

Dividen tunai untuk buku 2025 menjadi sorotan utama pasar saham Indonesia karena mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga arus kas di tengah gejolak ekonomi. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu investor memahami implikasi kebijakan dividen terhadap pemegang saham. Keputusan ini memperlihatkan kepercayaan manajemen pada daya saing KEJU sebagai produsen keju nomor satu di Indonesia.

Nilai dividen tunai yang diusulkan mencapai Rp 89,88 miliar, setara dengan Rp 16 per saham. Angka ini mewakili sekitar 50,09 persen dari laba bersih perusahaan sepanjang tahun buku 2025 sebesar Rp 179,44 miliar. Jadwal pembagian dividen meliputi beberapa fase yaitu cum dividen bagi pasar reguler dan negosiasi serta ex dividen bagi pasar reguler dan negosiasi.

Jadwal rinci mencatat cum dividen pada 29 April 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi serta 4 Mei 2026 untuk pasar tunai. Ex dividen berlaku 30 April 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi serta 5 Mei 2026 untuk pasar tunai, sedangkan tanggal daftar pemegang hak dividen adalah 4 Mei 2026. Pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 13 Mei 2026; perusahaan juga membentuk cadangan wajib sebesar Rp 200 juta untuk memenuhi ketentuan undang-undang, dan sisa sekitar Rp 89,35 miliar dicadangkan sebagai cadangan umum.

Laba bersih KEJU untuk tahun 2025 melonjak 22,1 persen menjadi Rp 179,44 miliar, dibandingkan Rp 146,88 miliar tahun sebelumnya. Sementara penjualan bersih naik 19,1 persen menjadi Rp 1,50 triliun dari Rp 1,26 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan efisiensi operasional dan peningkatan permintaan pada produk keju, khususnya segmen ritel.

Beberapa faktor pendongkrak kinerja antara lain program pemerintah Makanan Bergizi Gratis MBG yang meningkatkan akses ke produk keju bagi masyarakat. CEO KEJU Indrasena Patmawidjaja menegaskan perusahaan tetap berada pada posisi keju nomor satu di Indonesia dan siap menjadi mitra untuk memperluas penetrasi ke pasar domestik. Kebijakan ini diyakini turut mendukung stabilitas pendapatan perusahaan dalam jangka menengah.

Dalam pandangan strategi ke depan, KEJU menegaskan komitmen menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan siap menjalin kemitraan untuk meningkatkan penetrasi keju di kalangan konsumen Indonesia. Perusahaan menegaskan fokus pada penguatan posisi pasar dan peningkatan efisiensi operasional untuk menjaga kinerja keuangan. Para analis di Cetro Trading Insight menyarankan investor tetap mempertimbangkan dinamika harga bahan baku dan permintaan konsumen sebelum mengambil keputusan investasi.

broker terbaik indonesia