Dolar Australia Menguat Dekati Level Tertinggi Dua Bulan, Didorong Pelemahan Greenback dan Prospek Teknikal Bullish

Dolar Australia Menguat Dekati Level Tertinggi Dua Bulan, Didorong Pelemahan Greenback dan Prospek Teknikal Bullish

Signal AUD/USDBUY
Open0.711
TP0.719
SL0.705
trading sekarang

Dolar Australia (AUD) terus menunjukkan taji dengan diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir di kisaran 0,7129 terhadap Dolar AS (USD). Penguatan ini didorong oleh berlanjutnya tekanan koreksi pada greenback pasca rilis data penjualan ritel (Retail Sales) Amerika Serikat yang cenderung lemah. Para pelaku pasar kini mulai meragukan agresivitas kebijakan moneter Federal Reserve ke depan, yang secara langsung memberikan angin segar bagi mata uang berisiko seperti Aussie.

Selain faktor domestik AS, ketegangan geopolitik global turut mewarnai pergerakan pasar keuangan belakangan ini. Pernyataan terbaru dari Washington mengenai ketidakpastian konflik geopolitik global telah mendorong harga minyak mentah dunia merangkak naik, yang kemudian memicu kekhawatiran inflasi jangka panjang. Akibatnya, imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury Yield) tenor panjang mengalami kenaikan signifikan ke level yang cukup tinggi, menciptakan dinamika pasar yang sangat kontras.

Tim analis Cetro Trading Insight menilai bahwa fokus pasar kini akan beralih pada rilis data ekonomi penting yang dijadwalkan pekan ini. Beberapa sentimen kunci yang dinanti antara lain adalah risalah rapat (minutes) Federal Reserve, data klaim pengangguran mingguan, serta rilis indikator aktivitas manufaktur (Flash PMI). Sementara dari kubu Australia, para investor sedang mengantisipasi data indeks kepercayaan konsumen Westpac dan indeks pertumbuhan upah kuartal kedua untuk mengukur kekuatan ekonomi domestik secara riil.

Secara teknikal, grafik harian menunjukkan pasangan mata uang AUD/USD bergerak kokoh di atas level pivot penting. Pasangan ini mempertahankan bias bullish jangka pendek karena posisinya yang stabil di atas zona support dinamis yang terbentuk dari garis tren naik di kisaran 0,7058 hingga 0,7087. Kondisi ini diperkuat oleh pergerakan harga yang saat ini berada di atas rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 50, 100, dan 200 hari yang berkumpul ketat di sekitar level 0,6992.

Indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini bertengger di area 65, yang mencerminkan adanya momentum bullish yang kuat namun belum memasuki wilayah jenuh beli (overbought). Hal ini memberikan ruang bagi para pembeli untuk terus mendorong harga ke tingkat yang lebih tinggi. Selama harga mampu bertahan di atas level support terdekat, prospek kenaikan instrumen ini dinilai masih sangat terbuka lebar untuk beberapa sesi perdagangan mendatang.

Para trader disarankan untuk memantau dengan cermat aplikasi analisis yang ditayangkan di web Cetro guna mendapatkan pembaruan data secara real-time. Jika AUD/USD berhasil menembus dan bertahan di atas resistance garis tren jangka panjang di dekat 0,7111, maka jalur menuju kelanjutan tren naik akan semakin terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawah support kuat 0,7058 berpotensi melemahkan struktur bullish yang saat ini sedang terbentuk.

banner footer