Dolar Menguat di Tengah Ketegangan Regional: Dampak pada Minyak, Logam Mulia, dan Pasar Global

Dolar Menguat di Tengah Ketegangan Regional: Dampak pada Minyak, Logam Mulia, dan Pasar Global

Signal XAU/USDSELL
Open5111
TP4960
SL5200
trading sekarang

Kalangan pelaku pasar mencermati penguatan dolar yang dipicu ketegangan regional. Indeks DXY mendekati zona 99.70, level tertinggi yang belum terlihat sejak tahun 2025. Ketentuan risiko yang lebih tinggi akibat dinamika geopolitik membuat permintaan terhadap aset aman meningkat. Hal ini mendorong dolar menjadi komponen likuiditas tinggi meski volatilitas pasar sedang meningkat.

Pergerakan mata uang utama menunjukkan respons yang serba kuat terhadap dolar. EUR/USD melemah mendekati 1.1520, dan GBP/USD berada di sekitar 1.3360. USD/JPY berada pada kisaran 159.40, mengindikasikan perbedaan arah kebijakan di antara bank sentral global. Sementara itu, AUD/USD berada di sekitar 0.7090, mencerminkan variasi kebijakan moneter antar negara.

Pasar menantikan data ekonomi utama Amerika Serikat dan arahan kebijakan dari bank sentral global. Menurut jajak pendapat Reuters, BoE diperkirakan menahan suku bunga di 3.75% pada 19 Maret. Sinyal hold ini menguatkan posisi dolar terhadap beberapa pasangan mata uang. Fokus juga tertuju pada data PCE, PCE inti, dan GDP AS yang akan membentuk arahan pasar dalam beberapa sesi ke depan.

Harga minyak WTI terlihat membangun tren kenaikan dengan posisi sekitar $94 per barel setelah tiga hari bullish. Ketegangan geopolitik dan potensi gangguan pasokan menjadi faktor utama yang menopang pergerakan harga meski permintaan global masih bisa berfluktuasi. Investor memantau perkembangan pasokan dan kebijakan output produsen besar sebagai penentu arah jangka pendek.

Di sisi logam mulia, logam berharga berada pada posisi yang relatif lemah terhadap dolar yang menguat. Harga emas sekitar $5,111 per ons, dengan pergerakan mingguan yang cenderung datar. Ketidakpastian geopolitik tetap menjadi landasan bagi sebagian pelaku pasar, namun daya tarik safe-haven menurun akibat dolar yang lebih kukuh dan arus investasi yang beralih ke aset berisiko yang lebih likuid.

Kalender ekonomi di depan menambah fokus pada data makro dari berbagai negara. Selain pembacaan data harian, investor menunggu risalah kebijakan dan komentar pejabat bank sentral untuk memahami dinamika suku bunga global. Komentar kebijakan yang jelas dapat memberikan sinyal arah pada harga minyak, logam mulia, dan pasangan mata uang utama dalam beberapa sesi ke depan.

  • UK, January, GDP.
  • UK, January, Manufacturing Production.
  • Spain, February, HICP.
  • Eurozone, January, Industrial Production s.a.
  • Canada, February, Average Hourly Wages.
  • Canada, February, Net Change in Employment.
  • Canada, February, Unemployment Rate.
  • United States, January, Core Personal Consumption Expenditures - Price Index.
  • United States, January, PCE Prices (PCE).
  • United States, January, Personal Income.
  • United States, January, Personal Spending.
  • United States, March, Michigan Consumer Expectations Index.
  • United States, March, Michigan Consumer Sentiment Index.
  • United States, UoM 1-year Consumer Inflation Expectations.
  • United States, January, JOLTS Job Openings.
  • United States, UoM 5-year Consumer Inflation Expectation.
broker terbaik indonesia