Analisis oleh Societe Generale melalui Kit Juckes menekankan bahwa dolar terlihat sangat overvalued jika dibandingkan dengan diferensial suku bunga antar negara G10. Robin Brooks berargumen bahwa peluang terjadinya gencatan senjata akan memicu penyesuaian harga secara cepat, termasuk penurunan harga minyak dan pembalikan arus masuk ke aset safe haven yang selama ini mendorong dolar kuat. Faktor-faktor ini dapat mengubah dinamika permintaan terhadap dolar dalam waktu dekat.
Menurut pernyataan tersebut, pasar saat ini memperkirakan tidak ada kenaikan suku bunga Fed sepanjang tahun ini, sementara bank sentral G10 lainnya cenderung menahan kebijakan atau menambah tekanan pengetatan. Kondisi begini dapat menjaga dolar dalam rentang yang relatif luas jika kebijakan Fed tetap tidak berubah. Selain itu, ekspektasi bahwa Swedia akan tumbuh lebih kuat menambah kompleksitas pergerakan mata uang utama.
Jika Fed benar-benar melonggarkan kebijakan secara signifikan beriringan dengan inflasi yang meningkat dan fiskal yang akomodatif, dolar berpotensi melemah lebih lanjut. Narasi pasar saat ini menunjukkan posisi luas pada dolar secara umum, meskipun ada alokasi investasi di AUD dan JPY serta pengurangan posisi panjang EUR dari level tertinggi sebelumnya. Cetro Trading Insight menilai dinamika ini sebagai sinyal penting untuk diamati dalam beberapa bulan ke depan.
Pergeseran risiko geopolitik dan ekspektasi kebijakan membuat dua aspek utama bisa segera ter-reprice. Minyak mentah diperkirakan turun tajam ketika arus safe haven berbalik dari dolar menuju aset berisiko, sehingga tekanan harga minyak dan komoditas bisa menurun. Para peserta pasar juga memperhitungkan perubahan likuiditas yang bisa memicu volatilitas lebih pada aset risiko dan mata uang utama.
Pasar saat ini memperhitungkan bahwa pasar uang AS akan tetap tidak berubah untuk sisa tahun, sementara ekspektasi kenaikan untuk ECB sekitar 70 basis poin. Sinyal ini menempatkan euro dalam dinamika berbeda dengan dolar, meskipun banyak ekonomi G10 masih menimbang jalur kebijakan masing-masing. Efek pada EURUSD akan sangat bergantung pada bagaimana Fed, ECB, dan bank-bank sentral lainnya menyeimbangkan sikap kebijakan mereka.
Secara keseluruhan, pandangan pasar menunjukkan dolar bisa bergerak dalam kisaran jika tekanan kebijakan tidak berubah. Analisis ini menekankan bahwa gejolak geopolitik dan pergeseran suku bunga merupakan faktor utama yang akan membentuk arah pasangan mata uang utama. Cetro Trading Insight menyarankan trader memantau aliran likuiditas, rilis data ekonomi, dan bagaimana pasar menilai prospek pemangkasan suku bunga jika ceas efire terjadi.