Data ISM Manufaktur untuk Januari menunjukkan PMI sebesar 52,6, naik 4,7 poin dari Desember. Angka ini menandai ekspansi pertama dalam lebih dari dua tahun, menandai pergeseran dari rezim kontraksi menjadi pertumbuhan. Para pelaku pasar melihat langkah ini sebagai tanda bahwa aktivitas manufaktur membaik meskipun tekanan kebijakan moneter belum mereda. Secara agregat, ini memberikan basis bagi ekspektasi bahwa ekonomi luas tetap berdaya tahan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Indeks pesanan baru melonjak 9,7 poin menjadi 57,1, level tertinggi sejak Februari 2022, sementara produksi naik 5,2 poin menjadi 55,9. Angka-angka ini menandakan permintaan yang kuat dan kapasitas produksi yang meningkat, meski beberapa segmen masih menghadapi tantangan. Pada saat yang sama, tingkat pekerjaan berada di wilayah kontraksi dengan bacaan 48,1, yang mengindikasikan adanya perlambatan tenaga kerja di sektor manufaktur. Namun, perbaikan pada permintaan dan produksi tetap menjadi sinyal positif bagi aktivitas ekonomi.
Secara keseluruhan, ekspansi manufaktur memberi sinyal ketahanan ekonomi yang dapat mendukung pergeseran sentimen pasar menuju prospek yang lebih optimis menjelang tahun 2026. Pasar saham AS menanggapi data ini dengan reli pada Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq, menciptakan momentum yang dapat bertahan dalam beberapa minggu mendatang. Beberapa analis menilai data PMI ini bisa mengurangi kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan global sambil menjaga fokus pada kebijakan Federal Reserve.
Oracle Corporation mengumumkan rencana pendanaan antara 45 miliar hingga 50 miliar dolar selama tahun kalender 2026 untuk memperluas kapasitas infrastruktur cloud mereka. Pembiayaan ini akan datang melalui kombinasi utang dan ekuitas, dengan fokus pada permintaan kontrak yang telah diamankan dari klien besar seperti AMD, Meta, Nvidia, OpenAI, TikTok, dan xAI. Langkah ini menegaskan skala investasi yang diperlukan untuk memenuhi lonjakan permintaan layanan penyimpanan dan komputasi berbasis AI.
Meskipun investor masih berhati-hati tentang apakah investasi infrastruktur AI sebesar itu akan menghasilkan imbal hasil yang proporsional, arus pembiayaan yang besar mencerminkan kepercayaan pada pertumbuhan pasar cloud. Oracle berharap bahwa ekspansi kapasitas akan mengamankan posisi kompetitif dan memperluas margin layanan jangka menengah. Beberapa analis menyoroti risiko terkait dikotomi biaya dan implementasi teknologi baru yang bisa memengaruhi laba.
Di pasar saham AS, reaksi terhadap rencana pendanaan Oracle menambah dinamika pada sektor teknologi. Perusahaan seperti AMD menunjukkan respons positif menjelang laporan pendapatan kuartalan, sementara investor menilai bagaimana kontribusi Oracle terhadap pertumbuhan pendapatan dan pangsa pasar akan membentuk penilaian valuasi di beberapa kuartal mendatang. Secara keseluruhan, berita ini menambah narasi bahwa nyala pertumbuhan AI tetap menjadi pendorong utama investasi infrastruktur.
Emas dan Perak pulih dari tekanan jual Jumat lalu meskipun volatilitas masih tinggi. Emas turun sekitar 4,5% setelah meluncur lebih dari 10% pada sesi sebelumnya, sedangkan Perak turun sekitar 6% mengikuti dinamika pasar logam mulia secara umum. Pemulihan harga hari ini mencerminkan perubahan sentimen serta evaluasi ulang risiko global di tengah prospek kebijakan moneter yang berkelanjutan.
Kedua logam mulia ini tetap menjadi bagian dari narasi risiko-untuk-imbalan yang dihadapi pelaku pasar. Penurunan tajam pekan lalu memicu penyesuaian portofolio bagi investor yang mencari diversifikasi. Sementara itu, CME Group meningkatkan margin kontrak berjangka Emas menjadi 8% dan Perak menjadi 15%, menambah biaya perdagangan bagi sebagian pelaku pasar sambil menegaskan volatilitas di ruang ini.
Di sisi aset risiko lain, Bitcoin diperdagangkan sedikit di bawah 78.000 dolar setelah sempat turun di bawah 80.000 akhir pekan. Kripto ini telah turun sekitar 40% dari puncaknya pada 2025, seiring pudarya permintaan dan likuiditas yang menipis. Saham Advanced Micro Devices (AMD) melonjak lebih dari 5% menjelang laporan pendapatan kuartalan mereka, menunjukkan aliran sentimen positif untuk sektor chip. Dalam minggu ini, lebih dari 100 perusahaan S&P 500 dijadwalkan melaporkan pendapatan, termasuk Amazon, Alphabet, dan Disney, yang akan memicu penilaian ulang terhadap prospek laba di kuartal mendatang.