US Dollar Index (DXY) berada dalam koreksi beruntun untuk sesi ketiga berturut-turut dan diperdagangkan sekitar 99.50 pada sesi perdagangan Eropa awal. RSI 14-hari telah turun dari zona overbought di atas 70 menjadi sekitar 59, menandakan momentum positif tetapi tidak lagi berada pada level berlebih. Analisis menunjukkan tekanan pembeli tetap ada meski dinamika saat ini tidak terlalu ekstrem.
Secara struktur teknikal, DXY masih berada dalam pola saluran naik yang ditempuh belakangan ini. Nine-day EMA berada di atas 50-day EMA, menandakan minat beli dalam jangka pendek tetap kuat. Bias jangka pendek tetap mildly bullish, sesuai dengan arah tren yang lebih luas.
Level support pertama berada di sekitar nine-day EMA 99.43 yang sejalan dengan batas bawah saluran naik sekitar 99.50. Jika harga menembus ke bawah saluran, bias bearish bisa kembali muncul dan menumpu ke EMA 50 hari di sekitar 98.45. Penilaian teknikal ini menekankan pentingnya menjaga struktur saluran untuk melihat arah lanjutan harga.
Para trader sebaiknya memperhatikan bahwa jika DXY tetap berada di atas EMA 9 hari dan EMA 50 hari, tren jangka pendek selaras dengan arah kenaikan. RSI yang telah menurun dari level ekstrem tetap menunjukkan ruang untuk rebound selama harga mempertahankan level kunci. Menurut Cetro Trading Insight, potensi pergerakan menuju level resistance terdekat sekitar 100.54 tetap relevan.
Skenario utama tetap terbuka jika harga bertahan di atas 99.43. DXY berisiko menguji wilayah 100.54 jika tekanan pembeli menguat, terutama saat data ekonomi AS mendukung prospek rally dolar. Investor disarankan memantau pergerakan di sekitar batas atas saluran dan merespons perubahan momentum dengan disiplin manajemen risiko.
Rencana trading sebaiknya fokus pada konfirmasi pembalikan dari level support daripada masuk terlalu dini. Pertimbangkan peluang jika terjadi rebound dari 99.43 atau penutupan harian di atas 99.95 untuk potensi ke arah atas. Rasio risiko-imbalan minimal 1:1,5 sebaiknya dipertahankan untuk keputusan perdagangan.
Analisis ini berasal dari Cetro Trading Insight dengan dukungan pembacaan teknikal terkini dan mencerminkan dinamika dolar yang tetap kompetitif meski volatilitas bisa meningkat menjelang data ekonomi AS dan keputusan kebijakan moneter.