
Tim analis TD Securities memprediksi ECB akan mempertahankan suku bunga deposito pada 2,00% pada pertemuan mendatang. Mereka menegaskan pendekatan 'meeting-by-meeting' untuk menghindari komitmen pada jalur kebijakan di masa depan. Fokus utama adalah membaca data terkini dan menilai risiko kebijakan moneter di zona euro.
Publikasi data ekspektasi inflasi yang lebih tinggi menambah risiko bahwa konferensi pers nanti akan menyampaikan nada yang lebih hawkish. Pasar menilai bahwa pernyataan ECB bisa memberikan sinyal kehati-hatian terkait jalur suku bunga tanpa menentukan titik waktu. Rilis CES (Consumer Expectations Survey) tiga tahun menjadi faktor utama yang memperkuat ketegasan narasi tersebut.
Walau Lagarde kemungkinan tidak menyebut kapan tepatnya perubahan perlu dilakukan, dia bisa menyinggung perlunya langkah jika data menunjukkan tekanan inflasi yang berlanjut. Secara umum, narasi bank sentral cenderung menahan diri sambil tetap mengakui risiko kenaikan harga jika kondisi eksternal membaik atau memburuk. Pembahasan ini menekankan fleksibilitas kebijakan dan evaluasi pertemuan untuk menjaga keseimbangan risiko.
Untuk EURUSD, skenario ini cenderung membawa pasangan mata uang tersebut ke kawasan berhati-hati karena keputusan ECB diperkirakan tidak berubah secara signifikan. Pergerakan mata uang bisa terbatas tanpa kejutan kebijakan, meskipun komentar yang lebih tegas dapat memberi arah jangka pendek. Investor tetap fokus pada data makro berikutnya untuk menilai kelanjutan tren.
Meskipun Lagarde umumnya tidak menggariskan jadwal, sinyal hawkish bisa muncul jika CES menunjukkan tekanan inflasi yang lebih kuat. Pasar FX cenderung mencermati nada konferensi pers serta komentar yang bisa mengubah ekspektasi kebijakan. Volatilitas dapat meningkat pada rilis data utama dan saat begini banyak posisi panjang maupun pendek yang diuji.
Menurut Cetro Trading Insight, tanpa bukti jelas terhadap transmisi ke inflasi inti dan dengan pertumbuhan GDP yang melambat, kebijakan kemungkinan tetap pada jalurnya dengan evaluasi pertemuan. Risiko relatif terhadap imbalan dinilai seimbang sehingga ruang untuk respons kebijakan tetap ada. Sebagai kesimpulan, fokus pasar tetap pada bagaimana data baru mempengaruhi keseimbangan antara pertumbuhan dan inflasi.