Penunjukan Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed oleh Presiden Donald Trump memicu ekspektasi kebijakan yang lebih hawkish. Narasi tersebut didukung oleh data inflasi produsen AS yang tetap kuat, sehingga imbal hasil obligasi dan mata uang dolar menguat. Kondisi ini memperkuat tekanan pada emas, yang biasanya tergerus ketika dolar menguat dan imbal hasil naik.
Perubahan ekspektasi kebijakan membuat pelaku pasar mengambil Untung dari lonjakan emas yang berlangsung dalam tren parabola. Sentimen turun makin kuat setelah laporan inflasi dan PPI menunjukkan tekanan harga yang lebih besar. Akibatnya, XAU/USD melemah tajam dan mendekati level psikologis sekitar $5.000.
Pergerakan harga kemarin menunjukkan penurunan lebih dari 7% dengan titik terendah menembus di bawah $4.900 ketika Trump mengumumkan Warsh sebagai calon Ketua The Fed. DXY juga menguat, menghimpun kekuatan terhadap bullion, sementara pasar obligasi menilai bahwa suku bunga tidak akan turun secara agresif.
Secara teknis, XAU/USD jatuh menembus level $5.000 dan menunjukkan tekanan bearish yang berlanjut. RSI menuju wilayah netral mengindikasikan momentum yang tidak terlalu overbought, namun sinyal tren masih cenderung bearish. Penurunan ini meningkatkan peluang pengujian ke support sekitar $4.850 hingga $4.900, dengan support utama di dekat SMA 50-hari sekitar $4.474.
Di sisi resistance, jika ada pemulihan, level pertama berada di sekitar $5.182 yang menjadi puncak 27 Januari, kemudian menuju $5.200 dan selanjutnya $5.300. Meski demikian, arah pergerakan utama tetap bearish selama level $5.000 tidak mampu bertahan, sehingga peluang rebound teknis tetap terbatas.
Indikator makro seperti DXY yang rebound sekitar 0,7% dan imbal hasil 10-tahun sekitar 4,25% menghadang upaya bullion. Kondisi ini menambah beban bagi XAU/USD dan mendukung skenario penurunan lebih lanjut jika data ekonomi tetap menunjukkan tekanan inflasi yang tinggi.
Berdasarkan gabungan faktor fundamental dan analisa teknis, sinyal perdagangan pada kondisi saat ini cenderung menjual. Faktor hawkish The Fed dan data inflasi yang tetap tinggi memperbesar peluang penurunan lebih lanjut bagi emas dalam jangka pendek. Namun, dinamika teknis tetap perlu diawasi karena potensi rebound terbatas jika harga berhasil bertahan di atas level $5.000.
Rencana perdagangan yang diusulkan adalah masuk posisi jual sekitar $4.900 dengan target keuntungan di $4.850 dan stop loss di $4.925. Rasio risiko-imbalan mencapai sekitar 2:1, memenuhi standar minimal 1:1,5. Strategi ini menempatkan peluang profit yang lebih besar jika tren penurunan berlanjut, sambil menjaga risiko relatif terbatas.
Manajemen risiko tetap penting: gunakan ukuran posisi yang sesuai dan sesuaikan stop loss jika volatilitas pasar meningkat. Tetap waspadai data pekerjaan AS dan pidato pejabat The Fed yang bisa memicu volatilitas tambahan pada XAUUSD.