Emas kembali menunjukkan kekuatan sebagai aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta sorotan pada kebijakan moneter The Fed. Investor beralih ke logam kuning untuk melindungi nilai saat risiko geopolitik meningkat. Pada perdagangan hari ini, emas diperdagangkan di sekitar level $5.085 per ounce, mendekati rekor tertinggi di kisaran $5.111, menunjukkan minat beli yang kuat di pasar safe-haven.
Penurunan dolar AS turut mendukung kenaikan emas. Indeks Dolar (DXY) berada di sekitar 96,30, level yang belum terlihat sejak Februari 2022, karena pelaku pasar menimbang arah kebijakan The Fed yang akan diumumkan. Ketegangan antara AS dan Eropa terkait isu geopolitik menambah tekanan pada dolar dan memicu permintaan terhadap logam mulia sebagai pelindung nilai.
Secara teknikal dan fundamental, faktor-faktor risiko geopolitik disandingkan dengan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Pasar menunggu pernyataan FOMC dan konferensi pers, dengan kemungkinan respons pasar bergantung pada sinyal yang diberikan bank sentral. Meski volatilitas tetap tinggi, pergerakan emas menunjukkan potensi melanjutkan tren kenaikan jika kebijakan Fed memberi ruang bagi risk sentiment untuk tetap kuat.
Ruang lingkup kebijakan The Fed menjadi fokus utama investor pada hari ini, dengan keputusan yang diharapkan membentuk arah pasar untuk beberapa waktu ke depan. Selain itu, laporan ketenagakerjaan ADP menunjukkan perubahan sekitar 7,75 ribu pada rata-rata empat minggu terakhir, menambah konteks data tenaga kerja sebelum laporan nonfarm payrolls. Ketidakpastian mengenai jalur suku bunga mendorong volatilitas di pasar, meskipun emas tetap mendapat dukungan sebagai aset safe haven.
Di pasar valuta asing, DXY turun ke sekitar 96,30 sementara EURUSD bergerak sekitar 1,1960 dan GBPUSD sekitar 1,3790, mencerminkan arus keluar dari dolar terhadap beberapa pasangan utama. AUDUSD juga bergerak mendekati 0,6970 setelah reli harga emas, sementara USD/JPY berada di sekitar 153,00. Para pejabat Jepang terus mengingatkan kesiapan mereka untuk bertindak jika volatilitas valas meningkat.
Untuk para pedagang, peluang lebih besar muncul bagi instrumen dengan tepi risiko yang rapat. Sinyal perdagangan utama di artikel ini datang pada XAUUSD: jika emas melewati level tertentu, potensi upside lebih besar. Dalam skenario buy, open di 5085, dengan target 5120 dan stop loss di 5065, rasio risiko-imbalan mendekati 1:1.75, menyiratkan potensi keuntungan yang layak meski volatilitas masih tinggi.