Emas telah rebound menuju rekor tertinggi yang dicapai sebelumnya, dengan momentum didorong oleh data inflasi AS yang lebih lemah dan meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Para pelaku pasar terus menimbang imbalan dan risiko, sambil mencari perlindungan di aset safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Indikator inflasi AS bulan Desember menunjukkan pelonggaran yang lebih jelas pada inti CPI, mendukung ekspektasi bahwa saat ini tekanan harga mulai mereda dan memberikan ruang bagi lebih banyak stimulus moneter. Adapun data pekerjaan ada variasi, dengan NFP Desember lebih lemah dari perkiraan meskipun tingkat pengangguran turun, menambah narasi bahwa pasar tenaga kerja sedang menyesuaikan diri secara bertahap.
Di samping itu, dinamika geopolitik masih tinggi, dengan potensi keterlibatan AS dalam isu regional dan tekanan politik dalam kebijakan moneter. Ancaman tindakan terhadap Iran serta upaya pemerintah dalam menekan independensi bank sentral menjadi faktor pendukung bagi permintaan emas sebagai pelindung nilai di saat volatilitas meningkat.
XAU/USD saat ini diperdagangkan sekitar level 4.620,00 per troy ons dan tetap berada dalam pola ascending wedge yang menunjukkan momentum kenaikan cenderung melemah. Ketika harga mendekati garis tren bawah pada kebiasaan volume, pembalikan bearish berpotensi terjadi jika tembus turun melewati level tersebut.
Indikator utama menunjukkan EMA sembilan hari berada di atas EMA 50 hari, menegaskan bias bullish jangka menengah. RSI 14 hari berada di sekitar 71,4, menyiratkan kondisi jenuh beli meski tren utama masih lanjut, sehingga waspada terhadap pembalikan jika momentum memudar.
Resistance utama berada di rekor tertinggi 4.634,64, beriringan dengan batas atas pola ascending wedge. Jika harga berhasil menembus zona konfluensi ini, target selanjutnya berada sekitar 4.650. Sementara itu, support terdekat berada di EMA sembilan hari sekitar 4.520,01, diikuti oleh bagian bawah wedge sekitar 4.470.
Untuk kondisi bullish saat ini, rekomendasi entri berada di sekitar 4.620,00 dengan stop loss di 4.590,00 dan target take profit di 4.680,00. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:2 atau lebih memastikan profil perdagangan yang seimbang, sesuai dinamika teknikal yang ada.
Dalam manajemen risiko, disarankan menggunakan konfirmasi volume dan memperhatikan sinyal dari stimulus ekonomi AS serta pernyataan kebijakan Federal Reserve. Pertimbangkan juga skenario alternatif jika harga gagal menembus resistance, misalnya penurunan menuju level support utama dengan potensi penyesuaian trailing stop.
Jika harga menembus naik melewati level 4.650, strategi trailing stop dapat diterapkan untuk mengunci keuntungan sambil memberikan ruang bagi peluang lanjut, sementara jika sebaliknya justru memotong posisi pada level support yang relevan untuk membatasi kerugian.