Emas Terkoreksi di Bawah $4.600 Akibat Data Inflasi PCE AS yang Kuat

Emas Terkoreksi di Bawah $4.600 Akibat Data Inflasi PCE AS yang Kuat

Signal XAU/USDBUY
Open4595
TP4700
SL4525
trading sekarang

Harga emas (XAU/USD) gagal mempertahankan momentum pemulihannya pada sesi perdagangan Kamis dan tergelincir kembali ke bawah level psikologis $4.600. Tekanan jual ini terjadi seiring dengan penguatan moderat Indeks Dolar AS (DXY) yang bertahan di atas level 99.00. Para pelaku pasar tampak bersikap hati-hati menjelang simposium tahunan Jackson Hole yang sangat dinantikan.

Sentimen pasar yang defensif ini dipicu oleh rilis data ekonomi Amerika Serikat terbaru mengenai Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index. Data menunjukkan bahwa indikator inflasi favorit Federal Reserve tersebut masih bertahan jauh di atas target jangka panjang bank sentral sebesar 2%. Kondisi ini memberikan dorongan bagi Dolar AS karena memicu ekspektasi bahwa kebijakan moneter ketat mungkin perlu dipertahankan lebih lama.

Meskipun tekanan inflasi tetap tinggi, ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga pada bulan September mendatang relatif tidak banyak berubah. Berdasarkan data dari CME Group FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga berada di kisaran 36%. Cetro Trading Insight menilai bahwa ketidakpastian langkah The Fed ini membuat pergerakan harga emas menjadi sangat sensitif terhadap rilis data ekonomi makro jangka pendek.

Secara teknikal, pergerakan XAU/USD saat ini diperdagangkan di sekitar level $4.595 setelah mengalami penolakan di area $4.700 pada awal pekan ini. Meskipun terjadi koreksi jangka pendek, bias pergerakan harga secara keseluruhan dinilai masih sangat bullish. Kondisi ini didukung kuat oleh posisi harga yang saat ini masih bertahan dengan nyaman di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari.

Indikator momentum pada grafik harian juga menunjukkan bahwa tren naik belum sepenuhnya patah meski mengalami perlambatan. Relative Strength Index (RSI) periode 14 terpantau turun ke level 66 setelah sempat menyentuh wilayah jenuh beli (overbought). Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga mulai melandai namun tetap berada di area positif, yang mengindikasikan adanya konsolidasi sehat alih-alih pembalikan arah tren.

Apabila koreksi terus berlanjut, level terendah hari Rabu di $4.583 akan menjadi area support terdekat yang harus diperhatikan oleh para pelaku pasar. Di bawah level tersebut, rata-rata pergerakan SMA 200-hari yang kini berada di kisaran $4.525 akan bertindak sebagai benteng pertahanan utama bagi pembeli. Sebaliknya, jika harga mampu kembali naik, resistensi terdekat berada di $4.700 sebelum menguji kembali level puncak $4.775.

banner footer