
Guncangan di lantai bursa muncul setelah kabar mengejutkan bahwa dua eksekutif kunci mengundurkan diri dari jajaran direksi dan komisariat Champ Resto Indonesia. Pengumuman ini disampaikan melalui keterbukaan informasi BEI dan diterima perseroan pada 19 Juni 2026. Dalam keterangannya, perusahaan menyatakan bahwa RUPS akan memutuskan permohonan pengunduran diri tersebut paling lambat 90 hari kalender setelah diterimanya permohonan.
Christopher Supit mengawali karier di Champ Resto pada 2016-2019 sebagai direktur dan sempat merangkap jabatan CFO di Natura Aromatik sebelum kembali menjadi CFO utama Champ Resto pada 2020-2026. Perjalanan kariernya mencerminkan dinamika internal yang signifikan dalam tata kelola keuangan perusahaan. Kehadirannya dalam jajaran manajemen menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kontinuitas pelaporan keuangan selama periode transisi.
Agustina Supriyani memulai kariernya sebagai Komisaris di PT Selo Kencana Energi dan di PT Tirta Griya Energi pada 2015. Ia juga aktif menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawasan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) sejak 2016 hingga bergabung dengan Champ Resto. Pengalaman lintas sektor tersebut dipandang perusahaan sebagai aset dalam menjaga tata kelola perusahaan ke depan.
Christopher Supit dikenal luas di kalangan investor karena perannya sebagai CFO dan kepemimpinan dalam praktik keuangan Champ Resto. Dalam periode 2016 hingga 2019, ia menjabat sebagai direktur sebelum merangkap jabatan CFO di Natura Aromatik. Pengalaman tersebut memperkuat kerangka tata kelola keuangan Champ Resto dan memberi arah pada pelaporan keuangan perusahaan.
Ia kembali menjabat sebagai CFO utama Champ Resto pada 2020 hingga 2026, membuktikan konsistensi kepemimpinan dalam menjaga kepatuhan dan transparansi laporan keuangan. Perjalanan kariernya mencerminkan dinamika internal yang kompleks, terutama pada masa transisi kepemimpinan dan perubahan strategi operasi. Dengan rekam jejak tersebut, perusahaan berharap kelangsungan operasional tetap terjaga meskipun ada perubahan di jajaran direksi.
Agustina Supriyani dikenal sebagai profesional dengan jejak luas di sektor energi dan lingkungan. Ia mulai berkiprah sebagai Komisaris di PT Selo Kencana Energi dan PT Tirta Griya Energi sejak 2015. Di luar karier korporasi, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawasan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) sejak 2016 hingga bergabung dengan Champ Resto.
Hingga penutupan perdagangan sesi I pada Senin (22/6/2026), saham ENAK melemah 4,32% ke level Rp266, menambah koridor penurunan dalam sepekan sebesar 17,39%. Pasar menilai berita pengunduran diri ini sebagai sinyal mengenai dinamika tata kelola dan arah masa depan perusahaan. Investor merespon agresif terhadap perubahan komposisi dewan meskipun RUPS dinilai dapat menenangkan sentimen secara jangka panjang.
Analisis dari Cetro Trading Insight menunjukkan potensi tekanan harga jangka pendek terhadap ENAK, meskipun fundamentalam perusahaan tetap menjadi fokus para investor. Pihak manajemen menegaskan bahwa RUPS akan menimbang permohonan pengunduran diri secara formal dan memutuskan langkah kebijakan ke depan. Sejauh ini belum ada perubahan kebijakan operasional yang diumumkan terkait kegiatan bisnis utama Champ Resto.
Bagi investor, dianjurkan untuk memantau perkembangan RUPS dan bagaimana dewan pengawas baru akan menyeimbangkan kebijakan keuangan serta operasional. Investor dapat mengevaluasi laporan keuangan, arus kas, serta potensi risiko tata kelola yang mungkin muncul. Dengan kehati-hatian, pemegang saham dapat mempertimbangkan peluang pemulihan jangka menengah jika manajemen mampu memperkuat tata kelola dan strategi pertumbuhan perusahaan.