Rabobank, melalui analis FX senior Jane Foley, menilai bahwa Franc Swiss (CHF) belum menunjukkan perilaku safe-haven seperti biasanya meskipun konflik di Timur Tengah meningkat. Peringatan intervensi dari SNB turut memperkuat kehati-hatian pasar. Secara umum, investor menimbang risiko kebijakan teranyar sebelum membuat langkah besar.
Foley menandai level 0.90 pada pasangan EUR/CHF sebagai titik kunci yang bisa menjadi patokan pergerakan dalam horizon satu hingga tiga bulan. Ia menekankan bahwa arah pasar lebih dipengaruhi oleh kebijakan SNB dan ECB ketimbang gejolak pasar secara global. Penilaian ini merefleksikan dinamika antara dukungan kebijakan dan tekanan valuta asing.
Secara historis, CHF tidak lagi menunjukkan perilaku safe-haven klasik dalam krisis yang sedang berlangsung, sesuai data sejak akhir Februari. Reaksi pasar juga terlihat kuat terhadap keputusan SNB untuk meningkatkan peringatan intervensi sejak awal konflik. Fenomena ini menandai bahwa kronologi kebijakan bisa menentukan arah EUR/CHF lebih dari sekadar gejolak ekonomi internasional.
Pertemuan kebijakan SNB pada 19 Maret diperkirakan akan diawasi untuk melihat tanda-tanda retorika intervensi yang lebih lanjut. Di hari itu juga, pasar akan menimbang bagaimana panduan kebijakan ECB bisa memicu respons pada pasangan EUR/CHF. Respons positif terhadap kebijakan ECB bisa mengurangi tekanan pada pasangan ini.
Dengan pandangan tetap bahwa EUR/CHF akan bergerak mendekati level 0.90 dalam horizon satu hingga tiga bulan, pasar tetap menakar risiko jika krisis di Timur Tengah meluas. Pergerakan ini mengisyaratkan bahwa level kunci itu masih relevan sebagai patokan volatilitas dan arah harga di masa mendatang.
Pergerakan harga belakangan sempat menyentuh di bawah 0.90 ketika sesi Asia pagi ini berlangsung, menandai volatilitas singkat. Sebelumnya, level terendah dua dekade terlihat pada Januari 2015 saat SNB mengejutkan pasar dengan berhenti melindungi level 1.20. Narasi garis batas 0.90 tetap dominan di pasar meski tidak ada konfirmasi soal kebijakan baru.
Analisa menunjukkan ada spekulasi bahwa 0.90 bisa menjadi garis batas penting alias line in the sand bagi SNB. Namun hingga saat ini belum ada indikasi jelas bahwa SNB akan memperluas retorika intervensi. Investor perlu memantau sinyal kebijakan secara terkoordinasi dengan pergerakan EUR di bawah tekanan likuiditas pasar.
Selain faktor kebijakan, dinamika ECB juga menjadi kunci arah pasangan ini. Respons positif terhadap pedoman kebijakan ECB bisa meredakan tekanan pada EUR/CHF dan mengubah ekspektasi harga ke arah yang lebih stabil. Terdapat beberapa faktor teknikal yang mendasari area dukungan dan resistensi di sekitar level 0.90.
Meski demikian, risiko eksternal seperti peningkatan konflik regional bisa memperburuk volatilitas dan memicu pergerakan melemah bagi EUR/CHF. Investor perlu memahami bahwa peluang risiko-reward tidak selalu menguntungkan karena faktor kebijakan bisa berubah secara mendadak. Secara umum, analisis ini menekankan kehati-hatian dan pengawasan terhadap rilis data kebijakan serta komentar pembuat kebijakan.