Pakar strategi FX Rabobank, Jane Foley, menilai ketidakpastian politik di Inggris menjelang kepemimpinan Labour dan pemilu Mei mempunyai potensi menarik perhatian pasar terhadap GBP pada musim semi ini. Ketegangan politik dan dinamika pemilu berisiko memperlambat pergerakan mata uang utama di periode mendatang.
Sebelumnya GBP sempat terlihat menguat lebih tajam karena repricing ekspektasi terhadap kebijakan BoE, namun pergerakan tersebut telah berkurang sebagian dalam beberapa minggu terakhir seiring arus berita yang beragam. Pasar menilai bahwa peluang kenaikan suku bunga bisa lebih terdiskon di horizon enam bulan ke depan.
Dengan adanya risiko inflasi Inggris yang terkait gangguan energi di Timur Tengah, Rabobank menyampaikan bahwa EUR/GBP didorong untuk didukung dan cenderung naik secara bertahap dalam enam bulan ke depan. Mereka menandai level sekitar 0.87 sebagai area tumpuan dekat yang penting.
Secara teknikal, EUR/GBP didorong oleh kehadiran support utama di sekitar level 0.87, yang dibentuk oleh kombinasi moving average 200-hari dan 100-hari. Titik ini juga menjadi acuan bagi para trader untuk menilai kekuatan tren jangka pendek.
Para analis mengindikasikan bahwa kurs bisa bergerak secara bertahap menuju area 0.88 dalam horizon enam bulan, meskipun jalurnya bisa bersifat volatil karena faktor politik dan inflasi. Gambaran ini menyiratkan pergerakan yang cenderung naik secara perlahan dalam beberapa kuartal mendatang.
Rabobank juga menyarankan untuk membeli pada penurunan mendekati 0.86 sambil menunggu konfirmasi teknikal, dengan target sekitar 0.88 dan ekspektasi pergerakan yang cenderung meningkat. Para pelaku pasar diingatkan agar menjaga risiko dengan stop loss di kisaran 0.865 saat mengeksekusi posisi.
Pasar sekarang mencerminkan kemungkinan lebih dari satu kenaikan suku bunga BoE dalam enam bulan ke depan, meskipun jalurnya bisa berubah tergantung data inflasi dan dinamika global. Penilaian ini membuat volatilitas di pasar suku bunga Inggris tetap tinggi dalam jangka pendek.
Rincian risiko inflasi Inggris yang terkait gangguan energi di Timur Tengah menambah ketidakpastian, karena harga energi global dapat berputar dan mempengaruhi proyeksi inflasi serta ekspektasi kebijakan. Dalam konteks ini, EUR/GBP tetap terlihat lebih stabil dibanding GBP secara terpisah, memberi peluang bagi investor untuk mengambil posisi defensif-sentris.
Strategi trading yang direkomendasikan oleh tim analisis Cetro Trading Insight adalah membuka posisi longs pada EUR/GBP sekitar 0.87, dengan stop loss di 0.865 dan take profit di 0.878. Rasio risk-reward diperkirakan sekitar 1.6:1, sejalan dengan target 0.88 dan kerangka waktu enam bulan.