EUR/GBP bergerak naik di Jumat ini, rebound dari kerugian sebelumnya karena para pelaku pasar mencerna kebijakan kedua bank sentral. Nilai tukar diperdagangkan mendekati 0.8647, terperangkap dalam kisaran sempit yang telah bertahan lebih dari satu minggu. Berita mengenai kebijakan tidak mengubah tingkat suku bunga saat ini, namun menyoroti kekhawatiran inflasi yang meningkat akibat harga minyak dan energi. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
ECB dan BoE mempertahankan suku bunga pada 2% dan 3.75% secara berurutan, sambil menekankan risiko inflasi yang didorong oleh lonjakan harga energi. Bank sentral juga menegaskan rencana kebijakan yang fleksibel dengan tidak mengikat jalur kenaikan tertentu. Ketidakpastian mengenai arah kebijakan menambah dinamika di pasar valuta asing.
Proyeksi ECB mengindikasikan peningkatan ketidakpastian terhadap prospek ekonomi 2026. Instrumen ini menunjukkan perlambatan pertumbuhan jika skenario buruk terwujud, meskipun tekanan inflasi tetap menjadi fokus utama bagi kebijakan kredibilitas nawal bank sentral. Perkiraan tersebut menekankan kombinasi antara pertumbuhan lebih lemah dan tekanan harga yang bisa meningkat.
Data inflasi bagi zona euro dan Inggris menyoroti peran biaya energi sebagai motor utama pergerakan harga. Kenaikan biaya energi meningkatkan tekanan pada kedua perekonomian, meskipun respons kebijakan berbeda antara ECB dan BoE. Pasar menilai bagaimana kedua bank sentral akan menyeimbangkan risiko inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi.
ECB memproyeksikan inflasi naik menjadi sekitar 2.6% pada 2026 dalam skenario dasar, dengan risiko 3.5% pada skenario buruk dan 4.4% pada skenario ekstrem. Sementara itu, BoE memperkirakan CPI sekitar 3% pada kuartal kedua 2026, dibandingkan sekitar 2.1% pada proyeksi Februari. Perbedaan proyeksi ini memberi gambaran tentang jalur kebijakan yang berbeda antara zona euro dan Inggris.
Dalam konteks pasar, zona euro dan Inggris sama-sama merupakan importir energi bersih, sehingga kenaikan harga minyak dan energi bisa mendorong tekanan inflasi tanpa mengubah dinamika pertumbuhan secara drastis. Namun, ECB tampak lebih siap mengelola inflasi relatif mendekati target 2% dibanding BoE yang menghadapi dinamika inflasi lebih tinggi.
Dari sudut teknikal, EUR/GBP saat ini berada dalam kisaran sempit dekat 0.8647, dengan volatilitas yang terbatas dan reaksi harga yang cenderung terbatas pada berita institusi kebijakan. Pergerakan dalam jangka pendek menunjukkan peluang breakout jika harga bergerak menembus level kunci di sekitar ekuilibrium tersebut. Trader perlu memperhatikan rilis data dan faktor eksternal yang bisa memicu volatilitas tambahan.
Rencana perdagangan yang direkomendasikan adalah membeli EUR/GBP jika harga naik menembus sekitar 0.8675–0.8680 dengan target keuntungan di sekitar 0.8720 dan stop loss di 0.8620. Rasio risiko-imbalan di sini sekitar 2.7:1, sesuai prinsip manajemen risiko. Sesuaikan ukuran posisi dengan ukuran akun dan gunakan trailing stop untuk melindungi keuntungan jika pasar bergerak sesuai prediksi.
Catatan manajemen risiko: hindari paparan berlebih terhadap kejutan berita dan sesuaikan ekspektasi dengan keadaan pasar. Disiplin dalam mengikuti rencana trading adalah kunci, terutama ketika sentimen pasar dipengaruhi oleh pernyataan pejabat bank sentral dan perubahan proyeksi inflasi.