USD/CAD Rebound Dipicu Dolar AS Menguat dan Data Ritel Kanada Lemah; BoC dan Fed Pertahankan Suku Bunga

USD/CAD Rebound Dipicu Dolar AS Menguat dan Data Ritel Kanada Lemah; BoC dan Fed Pertahankan Suku Bunga

Signal USD/CADBUY
Open1.374
TP1.384
SL1.367
trading sekarang

USD/CAD rebound dari posisi terendah intraday pada Jumat didorong oleh penguatan dolar AS dan data ritel Kanada yang lebih lemah. Ketika dolar menguat, pasangan ini cenderung bergerak naik terhadap CAD dalam konteks ketidakpastian global. Harga saat ini mendekati 1.3735, pulih dari rendah intraday sekitar 1.3699.

Dolar AS mendapat dukungan dari perbaikan sentimen terhadap aset berisiko, meskipun nada pasar memperlihatkan kehati-hatian di tengah risiko geopolitik. Indeks dolar (DXY) diperdagangkan mendekati 99.74 setelah sempat turun pada hari sebelumnya. Sedangkan pergerakan minyak yang tinggi tidak mampu membawa CAD keluar dari tekanan yang bersifat keselamatan terhadap USD.

Data ritel Kanada Januari menampilkan kenaikan 1.1% MoM, membentuk rebound setelah penurunan 0.4% bulan sebelumnya, namun gagal memenuhi ekspektasi 1.5%. Sektor perbelanjaan domestik juga menunjukkan momentum yang lesu, dengan data penjualan ritel tanpa memperhitungkan otomotif naik 0.8%, jauh di bawah prediksi 1.2%. Bank of Canada menegaskan dampak penuh konflik regional masih belum terlihat, menambah kehati-hatian pada kebijakan moneter.

BoC mempertahankan suku bunga pada 2.25% dan menegaskan bahwa kinerja ekonomi terpengaruh oleh volatilitas harga energi belum dapat dinilai secara pasti. Pandangan pejabat bank sentral adalah menjaga kebijakan fiskal dan moneter tetap netral hingga ada sinyal jelas mengenai efek konflik global terhadap pertumbuhan. Ketidakpastian energi juga membentuk bias pasar terhadap CAD dalam jangka pendek.

Kenaikan harga minyak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah sempat memberikan dukungan bagi CAD dari sisi ekspor energi, namun hal tersebut gagal mendorong CAD secara berkelanjutan. Permintaan investor untuk aset aman mendorong dolar AS lebih kuat, sehingga lompatan minyak tidak cukup mengubah dinamika mata uang. Di sisi lain, pasar juga menilai bahwa risiko inflasi dapat menambah tekanan pada mata uang negara-negara olah energi.

Fed mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3.50%-3.75% dan menunjukkan bahwa risiko pada kedua sisi mandat ganda tetap ada. Proyeksi dot plot menunjukkan kemungkinan satu kali pemangkasan baru pada 2026 meski proyeksi inflasi direvisi lebih tinggi. Sinyal kebijakan ini menjaga narasi dolar tetap positif dan memberi arah bagi pasangan USD/CAD dalam beberapa minggu ke depan.

Sinyal Perdagangan dan Rencana Entry

Gambaran teknikal dan sentimen makro mendukung potensi lanjutnya pergerakan USD terhadap CAD jika tren dolar menguat berlanjut. Level saat ini sekitar 1.3735 menghadirkan peluang entry long untuk USD/CAD sepanjang terdapat konfirmasi momentum. Kenaikan lebih lanjut bisa datang dari daya tarik dolar terhadap instrumen safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik.

Rencana trading yang disarankan adalah membeli USD/CAD di sekitar 1.3735 dengan stop loss di 1.3670 dan target harga 1.3835. Rasio risiko terhadap imbalan diperkirakan sekitar 1:1.54, memenuhi kriteria minimal 1:1.5. Pelaku pasar disarankan memantau pergerakan data ekonomi AS dan Kanada serta komentar para pejabat bank sentral untuk menilai kelayakan kelanjutan posisi tersebut.

Perlu diingat bahwa pergerakan minyak dan faktor geopolitik dapat mengubah arah jika sentimen pasar berubah. Jika minyak turun tajam atau risiko global mereda, USD/CAD bisa melacak koreksi ke bawah. Oleh karena itu, manajemen risiko tetap penting, dan evaluasi berkala terhadap faktor risiko harus dilakukan secara berkala oleh trader.

broker terbaik indonesia