EUR/GBP menguat menuju sekitar 0.8720 pada penutupan perdagangan, sebagian dipicu oleh peningkatan tekanan pada GBP akibat ketidakpastian politik di Inggris menyusul by-election Gorton dan Denton. Pasar menilai risiko politik bisa menambah volatilitas pada pasangan mata uang ini. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca kami.
Analis memperingatkan bahwa kekalahan telak bagi Partai Buruh bisa memantik spekulasi mengenai kepemimpinan partai, yang pada gilirannya menambah tekanan pada pound. Fragmentasi lanskap politik Inggris juga meningkatkan risiko pergerakan mata uang jika hasilnya tidak terduga. Ketidakpastian ini membuat likuiditas GBP lebih sensitif terhadap berita politik maupun komentar pejabat Partai.
Ekspektasi pelonggaran kebijakan Bank of England (BoE) membatasi potensi rebound pound karena pasar menilai pemotongan suku bunga bisa datang lebih cepat, setidaknya pada Maret. Sinyal ini didorong data inflasi Inggris yang menurun dan dinamika pasar tenaga kerja yang lebih lemah. Secara umum, dinamika EUR/GBP lebih mencerminkan sensitifnya pound terhadap risiko politik dan ekspektasi pelonggaran daripada bias kuat pada euro.
Di sisi euro, data inflasi zona euro menunjukkan penurunan yoy pada Januari, memberikan beberapa kelegaan bagi EUR dalam beberapa minggu terakhir. Perbaikan tersebut memicu spekulasi bahwa tekanan harga di kawasan euro mulai mereda menuju target 2%. Namun, perubahan kebijakan tetap berhati-hati karena ketidakpastian eksternal dan dinamika ekonomi domestik.
Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan komitmen untuk menjaga inflasi kembali mendekati target 2%, sambil menekankan pendekatan berbasis data dan respons yang lincah terhadap kondisi yang berubah. Kantor bank sentral juga menekankan bahwa kebijakan tetap data-dependent dan tidak menutup kemungkinan penyesuaian jika diperlukan. Klaim ini memperkuat ekspektasi jeda kebijakan dalam jangka pendek, yang membatasi dukungan langsung bagi euro.
Konfigurasi kebijakan moneter di Zona Euro kemungkinan masih berhati-hati dalam beberapa bulan ke depan, mengingat tekanan inflasi yang melandai namun tidak sepenuhnya hilang. Indikator kepercayaan ekonomi di Zona Euro juga menampilkan campuran sinyal, mengindikasikan pemulihan yang masih rapuh. Kondisi ini membuat investor menilai euro lebih bergantung pada kejelasan data mendatang daripada perubahan kebijakan segera.
Secara teknis, EUR/GBP telah menunjukkan momentum yang lebih tinggi menjelang data penting dan komentar kebijakan yang lebih lanjut. Pergerakan sekitar 0.8720 bisa menjadi titik evaluasi bagi investor untuk melihat apakah kenaikan berlanjut atau terjadi koreksi. Perangkat teknikal juga menunjukkan area resistensi dekat 0.8750—0.8780 yang bisa menjadi target jika sentimen tetap positif.
Investor menunggu rilis inflasi Jerman dan perkembangan politik di Inggris untuk melihat apakah dinamika pasangan ini akan berlanjut. Data ini berperan sebagai konfirmasi terhadap narasi fundamental terkait BoE, ECB, dan arah kebijakan moneter secara umum. Kondisi pasar tetap sensitif terhadap berita sekitar pemilu dan kebijakan suku bunga.
Dengan risiko dan peluang yang jelas, analisa kombinasi fundamental dan teknikal menunjukkan peluang membeli EUR/GBP jika pasangan tersebut mempertahankan kisaran di sekitar 0.8720 dengan potensi target ke area 0.8780 atau lebih. Disiplin manajemen risiko diperlukan, termasuk penempatan stop loss yang tepat untuk menjaga rasio risiko/imbalan minimal sesuai pedoman 1:1.5.