EUR/GBP terlihat melemah dari level tertinggi minggu ini dan diperdagangkan sekitar 0.8638. Pasar cenderung berada dalam kisaran sempit karena para pelaku pasar menghindari posisinya sebelum rilis keputusan BoE dan ECB pada hari Kamis. Data Eurostat menunjukkan Core HICP naik 0.8% MoM dan 2.4% YoY, menegaskan adanya tekanan inflasi yang menjadi fokus utama kebijakan.
Mayoritas analis melihat ECB cenderung mempertahankan suku bunga saat ini pada pertemuan mendatang, sambil memberi petunjuk mengenai arah kebijakan melalui forward guidance. Pasar juga menilai bahwa tekanan harga energi dapat mendorong sikap kebijakan yang lebih hawkish di masa depan, dengan beberapa skenario menimbang kenaikan suku bunga pada Juli. Meski begitu, masih ada ketidakpastian karena faktor geopolitik dan dampak perdagangan energi terhadap pertumbuhan eurozone.
Untuk BoE, ekspektasi pasar telah bergeser dari potensi pemangkasan menjadi kemungkinan kebijakan tidak berubah di 3.75%, setidaknya pada pertemuan mendatang. Para trader menimbang risiko inflasi yang masih tinggi dan ketidakpastian data ekonomi pasca-Brexit terhadap jalur normalisasi kebijakan. Secara teknikal, pergerakan EUR/GBP cenderung berada dalam kisaran, sehingga volatilitas jangka pendek tetap rendah menjelang rilis kebijakan.
Harga minyak yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi, menambah tekanan pada prospek kebijakan bank sentral. Pasar menilai dinamika harga energi akan menjadi pendorong utama pergeseran kebijakan jangka menengah, meskipun data inflasi inti tetap moderat. Kondisi ini mendukung pandangan bahwa risiko kebijakan menjadi lebih hawkish jika tekanan energi berlanjut.
Data inflasi inti zona euro yang menunjukkan HICP inti naik 0.8% MoM dan 2.4% YoY menambah tekanan bahwa ECB tidak bisa terlalu longgar dalam jangka pendek. Komentar pejabat bank sentral banyak menyoroti pentingnya forward guidance untuk menilai jalur suku bunga di 2026. Investor terus memantau tanda-tanda perubahan kebijakan, termasuk kemungkinan peninjauan terhadap rencana untuk menahan suku bunga sampai akhir tahun.
Di sisi lain, dinamika harga energi dan ketegangan geopolitik regional meningkatkan volatilitas, sehingga EUR/GBP bisa rentan terhadap berita terbaru. Pelaku pasar menunggu konfirmasi dari BoE dan ECB mengenai jalur kebijakan, serta implikasi terhadap arus aliran modal. Secara umum, prospek jangka pendek cenderung tetap tergantung pada keluaran data energi dan petunjuk kebijakan, sehingga investor disarankan menjaga manajemen risiko yang ketat.