
Menurut analis ING Francesco Pesole, Pound telah sebagian besar menyeimbangkan risiko politik domestik Inggris yang baru muncul. Premi risiko politik terhadap EUR/GBP sekitar 1% pada pertengahan Mei kini kembali mendekati nol. Gambaran ini menunjukkan bahwa pasar telah menilai risiko politik sebagai faktor yang berkurang dampaknya terhadap pergerakan mata uang dalam beberapa hari terakhir.
Meskipun demikian, upside risk bagi EUR/GBP tetap ada karena sebagian risiko bisa direprice ulang. Namun tanpa kejutan jelas dari ECB maupun BoE, menjaga posisi EUR/GBP di atas level tertentu tampak menantang dalam jangka pendek, khususnya di sekitar 0.870.
Sementara itu, dinamika politik Inggris tetap relevan. Ketika PM Keir Starmer berkomitmen untuk terus memimpin, peluang bagi kandidat pengganti diperkirakan muncul sekitar September setelah musim panas berlalu. Di tengah tekanan eksternal yang masih tinggi, risiko politik tetap sulit untuk dihitung secara pasti di pasar FX saat ini.
Pound cenderung stabil karena risiko telah dinilai ulang, dan premi risiko EUR/GBP yang dulu menonjol telah meredup. Estimasi kami menunjukkan premi tersebut memuncak sekitar 1% pada 15 Mei dan kini telah kembali ke nol.
Namun arah pergerakan jangka pendek EUR/GBP masih bergantung pada kejutan kebijakan bank sentral. Tanpa sinyal hawkish dari ECB atau langkah dovish dari BoE, pasangan mata uang ini bisa kesulitan mempertahankan pergerakan di atas 0.870 secara berkelanjutan.
Di samping itu, pasar juga mempertimbangkan dinamika politik Inggris dan sikap fiskal kandidat yang dianggap ramah pasar, seperti pandangan pasar terhadap Andrew Burnham yang cenderung moderat secara fiskal, yang menambah volatilitas meski arah utama masih dipandu oleh kebijakan moneter.
Faktor utama pergerakan EUR/GBP adalah kebijakan Bank Sentral Eropa dan Bank of England. Tanpa kejutan hawkish dari ECB atau sinyal kebijakan yang lebih dovish dari BoE, pasar akan kesulitan menilai harga secara tajam di sekitar level kunci.
Di samping faktor moneter, sorotan media dan volatilitas eksternal tetap mempengaruhi harga. Meskipun fokus berita politik menurun, dinamika eksternal tetap bisa memicu perubahan persepsi pasar terhadap pasangan mata uang ini.
Investor disarankan memantau pernyataan kebijakan serta dinamika kepemimpinan di Inggris, khususnya potensi kandidat utama pada September dan bagaimana hal itu berimplikasi terhadap kerangka fiskal saat ini.