Rilis data CPI Inggris menunjukkan lonjakan inflasi dengan CPI mencapai sekitar 3.3% secara tahunan pada Maret, naik dari 3.0% sebelumnya, sedangkan inflasi bulanan melonjak menjadi 0.7%. Pergerakan ini memberi sinyal bahwa tekanan harga tetap kuat dan mendukung penguatan Pound sterling karena prospek kebijakan moneter lebih bersifat hati-hati hingga jelasnya arah inflasi jangka pendek. Akibatnya, pasangan EUR/GBP menunjukkan pelemahan karena sterling menguat terhadap euro dalam beberapa hari terakhir.
Kenaikan biaya energi dan bahan bakar menjadi faktor utama di balik kenaikan inflasi, sementara inflasi inti (core CPI) sedikit melemah menjadi 3.1% dari 3.2%, menunjukkan tekanan harga inti belum menyebar luas. Ketika inflasi masih berada di atas target Bank of England yang sebesar 2%, para pembuat kebijakan kemungkinan mengambil pendekatan menunggu sebelum mempertimbangkan penurunan suku bunga, dan bisa saja menaikkan suku bunga jika dampak kejutan energi berlanjut.
Di sisi zona euro, data kepercayaan konsumen April menunjukkan penurunan, menambah tekanan terhadap euro. Kondisi ini menambah argumen bahwa EUR/GBP tetap berada dalam kerangka bearish secara umum karena sentimen riski tetap lemah dan perbedaan sikap kebijakan antara BoE dan ECB berpotensi memicu ketimpangan nilai tukar jangka pendek.
Dari sudut teknis, EUR/GBP menunjukkan bias bearish setelah bergerak di bawah 100-day SMA sekitar 0.8699 dan 200-day SMA sekitar 0.8705. Indikator momentum juga menunjukkan kelemahan dengan RSI berada di bawah 50 dan MACD sedikit berada di wilayah negatif, mengindikasikan tekanan jual yang berlanjut dalam jangka pendek.
Rintangan terdekat terletak pada wilayah 0.8690–0.8705, yang jika ditembus dapat membuka peluang untuk menarik kembali sebagian kenaikan namun tetap menghadapi hambatan dari momentum yang lemah. Skenario utama tetap menekan harga ke bawah bila level resistensi tidak berhasil dilampaui, sementara peluang rebound terbatas bila harga berhasil menembus wilayah tersebut.
Sisi bawah menunjuk ke area dukungan sekitar 0.8680. Jika harga menembus ke bawah level itu, fokus berikutnya berada di sekitar 0.8650 sebagai zona dukungan penting yang telah muncul dalam pembacaan teknikal beberapa minggu terakhir.
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| 100-day SMA | 0.8699 |
| 200-day SMA | 0.8705 |
Berdasarkan gambaran teknikal dan dinamika data inflasi, sinyal pasar mendukung posisi jual pada EUR/GBP dalam jangka pendek. Ide perdagangan bisa dibuka di sekitar level saat ini 0.8680 dengan target penurunan menuju sekitar 0.8620.
Rasio risiko terhadap potensi keuntungan pada skenario ini relatif favorable: stop loss di 0.8710 dan take profit di 0.8620 menghasilkan risiko sekitar 0.0030 dan potensi keuntungan sekitar 0.0060, atau sekitar 2:1. Rasio ini memenuhi syarat minimal 1:1.5 sesuai pedoman manajemen risiko.
Penting untuk diingat bahwa rekomendasi ini bersifat analitis dan bukan saran investasi. Trader harus menyesuaikan ukuran posisi, risiko, dan manajemen modal mereka sendiri, serta memperhatikan rilis data ekonomi lanjutan dan perkembangan geopolitik yang dapat mengubah arah pergerakan EUR/GBP.