
Cetro Trading Insight mencermati pergerakan EUR/JPY yang berada di sekitar 185.20 pada sesi Eropa awal hari Rabu. EUR mendapat dorongan dari ekspektasi bahwa ECB akan menaikkan suku bunga. Sentimen tersebut menambah dukungan bagi euro sementara pasar menilai risiko kebijakan tetap data-bergantung.
ECB dinilai akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun pada pertemuan Juni, menjadikan bank sendirilah yang menjadi yang pertama di antara rekan-rekannya yang menormalkan kebijakan setelah lonjakan harga energi akibat konflik regional. Narasi hawkish ini membantu EUR menguat melawan yen dalam beberapa jam terakhir.
Pasar juga memperkirakan potensi kenaikan 25 basis poin pada September, meski para ekonom mengharapkan pidato yang cermat dan sangat tergantung data tanpa komitmen pada jalur tetap. Beberapa analis berharap Lagarde memberi sinyal yang lebih jelas tentang langkah berikutnya, meskipun komunikasi sebelumnya sempat membingungkan.
Dalam gambar harian, EUR/JPY mempertahankan bias jangka pendek yang konstruktif karena bergerak sedikit di atas Bollinger middle band dan berada di atas moving average 100 hari. Kondisi ini menunjukkan minat pembeli saat harga turun.
RSI (14) berada di sekitar 49,99 secara relatif netral, menunjukkan jeda momentum alih-alih kelelahan setelah tren naik terakhir. Secara umum, grafik menunjukkan kehendak pembeli tetap ada pada beberapa penurunan harga kecil.
Rintangan terdekat berada di atas sekitar 186.05, di mana minat jual bisa muncul. Rintangan berikutnya terlihat di level tinggi 186.24 pada 9 Februari, lalu 186.88 pada 23 Januari, sebagai target kenaikan jika momentum positif berlanjut.
Jika harga menembus resistensi 186.05, skenario bullish dapat berlanjut menuju level sekitar 186.24 dan 186.88, dengan tekanan yang tetap berada pada arah atas asalkan struktur bullish tetap terjaga. Proyeksi ini sejalan dengan kebijakan moneter yang mendongkrak euro terhadap yen.
Namun, jika harga gagal menembus 186.05, pasar bisa berkonsolidasi di kisaran 185.15–185.20 dalam beberapa sesi. Pada kondisi ini, tenaga pembeli mungkin menunggu sinyal konfirmasi lain sebelum melanjutkan tren naik.
Rencana trading yang dianalisis adalah memasuki posisi beli dengan entry sekitar 185.20, stop loss di 184.70, dan target ambisius di 186.50. Rasio risiko/imbalan diperkirakan lebih dari 1:1.5 sesuai dinamika teknikal saat ini, dengan tren utama yang masih menunjuk ke atas.