
EUR/USD mengawali sesi dengan tekanan turun namun tetap berada di wilayah sekitar 1.17 setelah rilis inflasi zona euro yang lebih panas dari ekspektasi. Pasar menilai tingkat inflasi yang lebih kuat mendukung narasi kebijakan moneter yang lebih hawkish dari ECB. Karena libur kerja May Day, volume perdagangan cenderung tipis sehingga pergerakan harga lebih responsif terhadap kabar teknikal dibandingkan aksi jual atau beli besar.
ECB mempertahankan suku bunga acuannya di 2% seperti perkiraan pasar, sambil menyampaikan nada hawkish dalam komunikasi pasca rapat. Christine Lagarde menegaskan bahwa kekhawatiran stagflasi tidak relevan dan opsi kenaikan suku bunga tetap terbuka untuk pertemuan berikutnya. Pelaku pasar menafsirkan sikap tersebut sebagai sinyal bahwa Juni bisa menjadi momen pengetatan lanjutan jika data mendukung.
Mata uang AS melemah relatif terhadap euro karena reli indeks saham AS yang membatasi permintaan terhadap dolar sebagai aset aman. Meski demikian, dinamika di Timur Tengah dan harga minyak yang tinggi menambah ketidakpastian bagi arus modal global. Secara teknikal, euro mencoba mempertahankan rebound meskipun momentum saat ini tergolong tipis.
Dari sudut teknikal, EUR/USD masih tertahan dalam kisaran sekitar 100 pip antara support sekitar 1.1650 dan resistance sekitar 1.1750. Break di atas 1.1750 bisa membuka peluang menuju 1.1790–1.1850, sedangkan penurunan di bawah 1.1650 berpotensi membawa harga ke 1.1580 atau level serupa. Trader perlu memperhatikan bagaimana pasar merespons data ekonomi mendatang sebelum mengambil langkah besar.
Indikator 4 jam menunjukkan RSI berada di zona positif namun momentum relatif lemah, dan MACD tetap berada di atas nol tetapi histogramnya melemah. Kondisi ini menunjukkan bullish momentum yang sedang melemah dan memerlukan konfirmasi aksi harga lebih lanjut. Level 1.1730–1.1750 menjadi fokus saat ini untuk melihat apakah pasar bisa melanjutkan dorongan ke zona resistance berikutnya.
Level kunci saat ini melibatkan area 1.1700–1.1730 sebagai zona konsolidasi jangka pendek. Jika harga berhasil menembus di atas 1.1730, potensi rally menuju 1.1790–1.1850 bisa terbuka, dengan manajemen risiko yang jelas. Sebaliknya, jika harga menembus di bawah 1.1650, arah turun bisa menguji 1.1580, meningkatkan peluang perpanjangan Koreksi.