EUR/USD bergerak naik menuju sekitar 1.1570 karena dolar AS kehilangan daya tarik sebagai aset safe-haven. Harapan atas gencatan senjata di wilayah Timur Tengah memperbaiki sentimen risiko secara luas. Pada saat yang sama, pelaku pasar menilai bahwa ketegangan geopolitik tidak lagi mendominasi keputusan investasi seperti sebelumnya. Menurut Cetro Trading Insight, fokus pasar beralih ke potensi konsolidasi lebih lanjut jika data ekonomi memadai mendukung pergerakan ini.
Diplomasi melalui perantara regional telah membantu menenangkan pasar dan meredam keinginan mencari perlindungan pada USD. Di akhir pekan, meskipun Presiden AS tetap bersikap tegas tentang Hormuz, kemajuan dialog meningkatkan harapan bahwa jalur pelayaran utama tidak terganggu. Perkembangan diplomatik tersebut terlihat sebagai pengimbang terhadap tekanan dari kebijakan moneter dan fiskal yang lebih luas.
Data Purchasing Managers Index layanan ISM menunjukkan pelonggaran tekanan ekonomi AS dengan PMI sebesar 54 pada Maret, turun dari 56.1 di Februari dan berada di bawah ekspektasi 55. Angka ini memberi tekanan tambahan pada dolar dan mendukung peluang EURUSD bergerak lebih tinggi. Dalam konteks teknis, para analis menilai bahwa faktor fundamental ini menambah relevansi bagi tren turun-naik jangka pendek yang sedang dibentuk pasar.
Pada grafik 4 jam, EURUSD diperdagangkan di sekitar 1.1555. Bias jangka pendek cenderung bullish karena harga bertahan di atas moving average 20 periode dan coba menembus cluster 100 periode, menandakan permintaan yang membaik setelah periode konsolidasi. Kondisi ini sejalan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan potensi pergerakan menuju level resistance terdekat.
Indikator RSI berada sekitar 54, menandakan momentum positif yang moderat dan mendukung gerak grind higher daripada lonjakan tajam. Support terdekat terlihat di 1.1538, tepat dekat dengan 100 periode SMA, sedangkan jika harga menembus wilayah tersebut, pelaku pasar dapat melihat level berikut di 1.1518 dan 1.1506 sebagai pijakan baru.
Secara skenario, selama harga tetap di atas 1.1538, pembeli menjaga kendali dan radar berikutnya adalah zona 1.1571 sebagai batas untuk potensi breakout lebih lanjut. Kegagalan menembus 1.1571 dan penurunan di bawah 1.1538 akan menggeser fokus pasar ke level dukungan lebih rendah dan menetralkan bias bullish saat ini.
Rencana trading yang direkomendasikan adalah membuka posisi long jika EURUSD menembus 1.1571 dengan target awal 1.1595 dan stop loss di 1.1530. Harga saat ini sekitar 1.1555, sehingga konfirmasi breakout diperlukan untuk eksekusi posisi. Risk-reward yang dihasilkan dalam skenario ini mendukung pendekatan 1:1.5 atau lebih tinggi.
Alasan strategisnya adalah bahwa pelampauan level 1.1571 membuka peluang pergerakan lebih lanjut menuju level target, didukung oleh momentum teknikal yang tetap positif. Tetap gunakan stop loss di bawah 1.1538 untuk membatasi risiko jika volatilitas memburuk. Dengan risk-reward minimal 1:1.5, investor diharapkan memegang kontrol manajemen risiko yang disiplin.
Di sisi fundamental, perubahan situasi geopolitik dan data ekonomi AS akan menjadi faktor penentu arah. Investor disarankan untuk memantau berita tentang negosiasi Timur Tengah dan rilis data ekonomi terbaru. Cetro Trading Insight menyarankan evaluasi ulang terhadap posisi jika volatilitas meningkat atau jika breakout tidak terkonfirmasi.