
Faktor makro memicu pergeseran arah EUR/USD setelah Federal Reserve menahan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% sambil menilai bias kebijakan yang lebih tegas. Keputusan tersebut membuat imbal hasil obligasi AS naik, yang pada gilirannya mendukung penguatan dolar. Komite kebijakan menunjukkan pembagian pendapat paling luas sejak 1992, menambah unsur ketidakpastian mengenai jalur kebijakan di sisa tahun ini.
Pasar kini menilai peluang pemotongan suku bunga pada tahun ini semakin tipis, dengan alat CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan sekitar 50% untuk Juni tahun depan. Peningkatan imbal hasil Treasury juga mendukung USD secara luas, memperkuat posisi dolar di tengah risiko geopolitik yang membebani sentimen risk-on. Ketegangan kebijakan ini menjadi konteks utama pergerakan pasangan mata uang utama.
Di sisi Eropa, perhatian pasar tertuju pada data Gross Domestic Product Zona Euro untuk kuartal pertama dan indikator HICP April yang diharapkan menunjukkan akselerasi inflasi, didorong oleh harga minyak yang lebih tinggi. Keputusan ECB diperkirakan menahan suku bunga sambil menjaga pintu terbuka untuk langkah berikutnya pada Juni atau Juli, tergantung pada dinamika geopolitik dan data ekonomi yang masuk.
EUR/USD telah menembus neckline pola bearish Head & Shoulders sekitar 1.1675, menunjukkan risiko pergerakan ke arah penurunan lebih lanjut. Saat ini pasangan mata uang tersebut menguji zona support sekitar 1.1645, level yang sebelumnya menjadi penahan bagi pelemahan harga pada pertengahan April. Indikator RSI berada di sekitar 34, menandakan tekanan jual yang berlanjut, sementara histogram MACD menunjukkan kemerahan yang melebar.
Penurunan lebih lanjut di bawah 1.1645 akan mengonfirmasi pola Head & Shoulders dan mengarah pada target teknikal yang lebih rendah. Level support berikutnya berada di sekitar 1.1630, tempat 50% Fibonacci retracement dari reli Maret–April bertemu dengan puncak awal April. Jika momentum berlanjut, level 61,8% Fibonacci di 1.1583 menjadi patokan berikutnya untuk dukungan utama.
Target terukur pola H&S berada di sekitar 1.1500, sejalan dengan rendah intraday 8 April, memberikan gambaran target jangka menengah. Namun, potensi rebound bisa muncul jika sentimen kebijakan ECB berubah atau data ekonomi Eropa mengejutkan pasar positif. Proyeksi ini tetap dinamis seiring pembaruan berita makro dan pernyataan otoritas kebijakan.
Rekomendasi perdagangan berdasarkan analisis teknikal adalah posisi jual pada EUR/USD mendekati 1.1663, level harga saat pembahasan. Stop loss ditempatkan sekitar 1.1705 untuk membatasi risiko jika harga bergerak lebih tinggi. Target take profit dipatok di sekitar 1.1500, mengikuti kerangka teknikal yang dibahas di atas, guna mencerminkan pergerakan menuju level dukungan utama.
Rasio risiko-imbalan dalam skenario ini lebih dari 1:1.5, dengan ruang SL sekitar 0.0042 dan TP sekitar 0.0163. Analisis ini berfokus pada faktor teknikal dan dipicu oleh dinamika data makro serta arah kebijakan ECB. Investor didorong untuk memantau pergerakan harga di bawah 1.1645 sebagai konfirmasi lanjutan untuk melanjutkan posisi jual.
Artikel ini disusun untuk pembaca Cetro Trading Insight untuk memberikan gambaran teknikal yang jelas, sekaligus mempertimbangkan potensi risiko fundamental. Perkembangan kebijakan ECB dan pernyataan Fed bisa memicu volatilitas lebih lanjut. Jika data inflasi Zona Euro berbeda dari ekspektasi, skenario teknikal bisa berubah secara signifikan.