EUR/USD membalik tren turun dengan melonjak dari kisaran 1.1500 menuju mendekati 1.1700, menandai pemulihan sentimen. Berita gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran memberikan tekanan positif pada aset berisiko. Investor menilai langkah tersebut sebagai langkah meredakan ketegangan di wilayah penting meskipun volatilitas tetap tinggi.
Pergerakan dolar AS tumbuh melemah di sesi Asia, mendorong pasangan ini ke level tertinggi baru dalam beberapa minggu. Muncul peluang long position bagi sebagian pelaku pasar seiring optimisme terkait stabilitas regional. Meski demikian, momentum dipandang rapuh oleh banyak analis karena faktor politik dan kebijakan moneter yang berpotensi berubah sewaktu-waktu.
Di sisi lain, para analis menekankan bahwa fokus utama tetap pada data makro yang akan datang, termasuk risalah rapat Federal Reserve. Risiko geopolitik yang berkelanjutan menambah volatilitas di pasar mata uang sambil menilai bagaimana kebijakan Fed berikutnya bisa menggerakkan EURUSD. Penembusan di atas 1.1700 akan menjadi konfirmasi teknikal yang lebih kuat, asalkan dipertahankan di atas level kunci 1.1670, menurut laporan Cetro Trading Insight.
Di Eropa, pesanan pabrik Jerman pulih 0,9% pada Februari setelah penurunan signifikan Januari, meskipun tetap di bawah ekspektasi pasar sebesar +2%. Data ini menunjukkan pemulihan bertahap pada aktivitas manufaktur meskipun tantangan biaya energi masih membebani. Investor mengecek arah berikutnya dari data harga dan permintaan untuk menilai kapasitas produksi Zona Euro.
Pengaruh kejutan energi terhadap sektor produksi Zona Euro terlihat melalui data Producer Price Index (PPI) bulan Maret, yang memberi gambaran bagaimana biaya input memproduksi mempengaruhi margin produsen. Nilai PPI yang lebih tinggi dari prediksi bisa menambah tekanan pada mata uang euro jika kebijakan moneter tidak segera menyesuaikan. Sisi lain, kerangka fiskal dan kebijakan energi tetap menjadi faktor penentu volatilitas jangka pendek.
Ritel Zona Euro juga merilis data pada hari itu, namun konteksnya predated konflik Iran dan karenanya dampaknya terbatas terhadap pergerakan EURUSD. Investor mencoba memfilter data domestik terhadap dinamika geopolitik untuk menilai momentum konsumen. Secara umum, angka ritel tidak memberikan sinyal perubahan besar terhadap jalur kebijakan bank sentral di waktu dekat.
Analisis teknikal menunjukkan RSI mendekati wilayah jenuh beli meski pembeli masih memiliki inisiatif, sehingga potensi pergeseran arah lebih bergantung pada momentum. MACD telah berada dalam posisi positif dengan histogram yang membesar, memperkuat tekanan beli. Kondisi harga berada di atas level 1.1670, memberikan fondasi bagi potensi penembusan lebih lanjut.
Harga berada di atas garis tren utama dan target berikutnya berada di zona 1.1740 hingga 1.1825, menakar peluang kenaikan jangka pendek. Namun, skenario bullish akan semakin kuat jika level 1.1690 menahan sebagai support sementara. Penutupan harian di atas 1.1700 akan mengokohkan bias bullish dan membuka ruang menuju target berikutnya.
Rencana perdagangan yang direkomendasikan adalah membeli EURUSD dengan open sekitar 1.1690, take profit di 1.1825, dan stop loss di 1.1670, sehingga rasio risiko/imbalan lebih dari 1:1.5. Secara umum, sinyal teknikal menunjukkan peluang buy yang relatif kuat dengan konvergensi indikator utama dan kendali volatilitas yang wajar. Pastikan manajemen risiko dipatuhi dan pantau rilis data Fed minutes sebagai pemicu tambahan.
| Open | TP | SL |
|---|---|---|
| 1.1690 | 1.1825 | 1.1670 |