
EUR/USD diperdagangkan mendekati 1.1735 seiring dolar AS melemah. Pergerakan ini muncul di tengah penantian investor terhadap komentar ECB serta data Manufacturing PMI ISM untuk April. Dolar, yang diukur melalui DXY, menunjukkan pelemahan di sekitar 98.00 untuk sesi Asia, menandakan momentum belum kuat meski ada dinamika pasar sebelumnya.
Data PDB AS untuk kuartal pertama direvisi menunjukkan pertumbuhan 2% secara tahunan, lebih rendah dari estimasi 2.3%. Pelaku pasar menilai bahwa pembacaan ini menambah tekanan bagi kebijakan moneter AS. Sementara itu, EUR mendapatkan sorotan dari beberapa pejabat ECB yang melanjutkan diskusi pasca periode quiet period setelah kebijakan terakhir.
Investors juga menantikan rilis US ISM Manufacturing PMI untuk April, yang diperkirakan naik menjadi 53.0 dari 52.7. Jika data menunjukkan peningkatan, volatilitas pasangan bisa meningkat menjelang rilis akhir pekan, meski arah jangka pendek dipengaruhi pandangan pasar terhadap bagaimana ECB dan bank sentral lainnya merespons data tersebut.
Secara teknikal, EUR/USD bertahan di sekitar 1.1735 dengan bias bullish ringan. Harga berada di atas moving average eksponensial 20 periode di sekitar 1.1702 dan berada di antara level retracement Fibonacci yang penting, menunjukkan dukungan pembeli. Indikator RSI berada di wilayah sekitar 55, menandakan momentum konstruktif namun belum mendekati kondisi overbought.
Area resistensi utama terletak pada sekitar 1.1745 (50,0% retracement), diikuti 1.1825 (61,8%), dengan level yang lebih tinggi di 1.1938 dan 1.2082 sebagai hambatan berikutnya jika kenaikan berlanjut. Struktur teknis saat ini masih memungkinkan perbaikan ke atas selama level kunci tersebut bisa ditembus tanpa diikuti koreksi mendalam.
Dukungan terdepan berada pada 1.1702 (20-EMA), diikuti 1.1666 (38,2% retracement). Jika harga turun lebih lanjut, target berikutnya berada di sekitar 1.1567 (23,6% retracement) dan daerah rendah siklus sekitar 1.1408 sebagai landasan yang lebih jauh.
Pasar menunggu komentar pejabat ECB setelah periode quiet period, sambil menimbang data ISM PMI untuk April. Hasil data ISM PMI yang lebih kuat dan bagaimana ECB menilai prospek ekonomi dapat menimbulkan volatilitas pada EUR/USD dalam beberapa sesi ke depan. Perbedaan dinamika kebijakan antara AS dan zona euro menjadi pendorong utama pergerakan pasangan ini.
Singkatnya, jika ISM PMI lebih kuat dari ekspektasi, dolar AS berpotensi menguat dan EUR tertahan. Sebaliknya, jika komentar ECB menunjukkan sikap hawkish atau ada berita kebijakan yang lebih mendukung euro, pasangan ini bisa menguat lebih lanjut. Skema pasar saat ini cenderung sensitif terhadap perubahaan data ekonomi dan komunikasi kebijakan kedua wilayah.
Rencana perdagangan yang diusulkan adalah sinyal buy: buka posisi di sekitar 1.1735 dengan target keuntungan di 1.1825 dan stop loss di 1.1702. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:2.7 memenuhi kriteria minimum 1:1.5 dan didasarkan pada struktur teknikal yang menunjukkan bias naik selama area resistensi dapat ditembus tanpa penurunan besar.