EUR/USD Tertekan di Tengah Ketegangan Global: Dolar Menguat, ECB Diperkirakan Naik Juli

EUR/USD Tertekan di Tengah Ketegangan Global: Dolar Menguat, ECB Diperkirakan Naik Juli

Signal EUR/USDSELL
Open1.153
TP1.130
SL1.168
trading sekarang

EUR/USD mencatat penurunan beruntun memasuki perdagangan hari Kamis karena kekhawatiran geopolitik yang berlanjut antara AS dan Iran. Dolar AS tetap kokoh sebagai aset safe-haven, sehingga pasangan mata uang utama ini cenderung melemah terhadap dolar. Pelaku pasar tetap waspada terhadap pernyataan kebijakan dari bank sentral di tengah ketidakpastian geopolitik.

Harga minyak yang lebih tinggi karena meningkatnya risiko keamanan di Selat Hormuz menambah tekanan pada inflasi dan menambah volatilitas pasar. Peningkatan biaya energi berpotensi membebani pertumbuhan ekonomi zona euro yang sangat bergantung pada impor energi. Investor menilai bagaimana dinamika tersebut akan mempengaruhi jalur kebijakan moneter utama dalam beberapa bulan ke depan.

Data ekonomi AS yang dirilis menunjukan dolar mendapatkan dukungan tambahan. Klaim tunjangan pengangguran awal untuk pekan yang berakhir 7 Maret turun menjadi 213 ribu, lebih rendah dari estimasi 215 ribu. Permulaan perumahan naik menjadi 1,487 juta unit, melampaui ekspektasi 1,35 juta, sementara indeks DXY diperdagangkan sekitar 99,50.

Harga minyak naik seiring meningkatnya risiko keamanan di jalur pipa global, terutama di Selat Hormuz. Lonjakan ini memperburuk kekhawatiran inflasi dan menambah volatilitas bagi pelaku pasar obligasi dan mata uang. Pasar mencoba menilai dampak atas kebijakan moneter yang akan datang di berbagai wilayah.

Iran dilaporkan menargetkan dua kapal minyak di wilayah tersebut, menambah kekhawatiran gangguan pasokan global. Ketidakpastian ini mendorong arus ke dolar AS sebagai aset likuid dan safe-haven. Sementara itu, fokus pasar bergeser pada instrumen yang bisa melindungi nilai terhadap fluktuasi harga energi.

Di sisi kebijakan, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga ECB diperkirakan segera direalisasikan, dengan potensi pertemuan Juli sebagai momen penting. Euro masih tertekan meskipun ada kemungkinan langkah hawkish karena dampak biaya energi terhadap ekonomi zona euro. Pasar juga menantikan data PCE Price Index AS untuk Jumat yang bisa mengarahkan langkah kebijakan moneter.

Market telah memangkas ekspektasi potongan suku bunga Fed menjadi sekitar 25–30 basis poin hingga akhir tahun, jauh lebih kecil dibandingkan perkiraan sebelumnya. Namun, ketidakpastian terkait dinamika inflasi tetap membatasi arah kebijakan The Fed. Investor tetap waspada terhadap perubahan sikap petinggi bank sentral yang bisa memicu volatilitas pasangan EURUSD.

Sementara itu, harga pasar melihat peluang kenaikan suku bunga ECB pada Juli sebagai langkah yang bisa menopang euro. Ekonomi zona euro tetap menghadapi tekanan biaya energi yang tinggi, mem-cover risiko terhadap lebih banyak volatilitas mata uang. Perubahan ekspektasi kebijakan ini akan menentukan arah EURUSD dalam beberapa bulan ke depan.

Fokus utama saat ini adalah data PCE AS, yang bisa menyalakan atau menahan tren inflasi. Geopolitik yang tidak pasti menambah dinamika pasar dan memperkuat kebutuhan untuk manajemen risiko. Secara teknikal, sinyal trading untuk EURUSD akan terlihat jelas jika harga menembus level kunci dengan rasio risiko-imbalan yang memenuhi kriteria.

broker terbaik indonesia