
EUR/USD berjuang menarik pembeli pada hari Jumat dan terlihat terjebak dalam kisaran sempit setelah upaya pemulihan di hari sebelumnya. Pembacaan teknikal menunjukkan paket korektif yang belum menunjukkan tenaga untuk bergerak lebih tinggi. Pergerakan di atas level mid-1.1300 menahan dorongan bearish lebih lanjut, meskipun level terendah sejak Mei 2025 tetap menjadi patokan berhati-hati bagi bearish.
Secara teknikal, gambaran jangka menengah menunjukan arah turun sebagai jalur utama. Kondisi indikator seperti RSI yang mendekati 42 menunjukkan pemulihan dari tertekan, bukan tanda pembalikan bullish yang kuat. MACD juga telah berbalik menjadi sedikit positif, namun struktur harga secara keseluruhan masih berada di bawah tekanan jangka pendek.
Hambatan terdekat berada di wilayah 1.1440; jika harga menembus ke atas, pair bisa kembali menguji SMA 100 periode di sekitar 1.1514. Namun, hingga tanda-tanda itu terlihat, risiko turun ke level rendah baru tetap ada dan skenario downside tetap lebih dominan berdasarkan pola grafik saat ini.
Sentimen pasar tertekan oleh risiko geopolitik terkait Hormuz. Laporan bahwa IRGC menyerang kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz memperkuat kekhawatiran terhadap kelanjutan kesepakatan damai sementara AS-Iran dan menambah dukungan bagi dolar AS sebagai aset safe-haven. Kondisi ini menjadi faktor kunci yang menahan kenaikan EUR/USD.
Investors juga menimbang mundurnya peluang kenaikan suku bunga The Fed pada tahun ini. Perkembangan inflasi tampak telah mencapai puncaknya atau mendekati puncaknya, sejalan dengan penurunan harga minyak mentah, sehingga memberi ruang bagi dolar untuk membatasi penguatan lebih lanjut dan memperlambat pelemahan EUR/USD.
Penurunan harga minyak, jika berlanjut, dapat mengurangi tekanan pada dolar melalui proxy risiko, tetapi tanda-tanda teknis menunjukkan EUR/USD masih rentan terhadap tekanan jual di bawah level kunci. Keputusan kebijakan fiskal dan moneter selanjutnya diucapkan pasar perlu dicermati karena berpotensi mengubah dinamika pasangan ini dalam beberapa sesi mendatang.
Dengan gambaran teknikal yang lebih bearish, peluang jual bisa dipertimbangkan pada sekitar 1.1335 jika terjadi penolakan terhadap dukungan jangka pendek. Target keuntungan bisa diletakkan di sekitar 1.1210, sementara batas kerugian disarankan di sekitar 1.1380 untuk menjaga rasio risiko/imbalan yang layak.
Rencana ini mengikuti prinsip dasar bahwa reward harus lebih besar dari risiko, minimal rasio 1:1.5. Perilaku harga yang menahan diri di bawah 100-SMA dan beratnya tekanan menengah menambah keandalan skenario penurunan dalam jangka pendek. Namun, para trader harus siap mempertimbangkan perubahan jika harga berhasil menembus 1.1440 atau lebih tinggi.
Dipercaya pergerakan EUR/USD tetap sensitif terhadap berita geopolitik dan perubahan ekspektasi Fed. Oleh karena itu, para trader dianjurkan untuk memantau rilis data ekonomi dan berita terkait Hormuz, minyak, dan kebijakan Fed karena faktor-faktor tersebut bisa mengubah dinamika teknis maupun arah pasar secara cepat.