EUR/USD Terus Berfluktuasi di Sekitar 1.1660 Dipicu Geopolitik Iran dan Prospek Kebijakan Fed

EUR/USD Terus Berfluktuasi di Sekitar 1.1660 Dipicu Geopolitik Iran dan Prospek Kebijakan Fed

Signal EUR/USDBUY
Open1.166
TP1.183
SL1.164
trading sekarang

EUR/USD berada di sekitar level 1.1660 setelah menarik balik dari tertinggi 1.1721. Pergerakan ini mencerminkan respons pasar terhadap ketidakpastian yang muncul dari dinamika geopolitik global. Investasi valuta asing tetap berhati-hati karena berita baru bisa memicu perubahan arah secara cepat.

Ketegangan antara Iran dan blok pendukungnya memicu volatilitas lebih lanjut di pasar. Tehran menutup Selat Hormuz pada beberapa waktu, sementara AS dan Israel menegaskan bahwa Lebanon bukan bagian dari paket perjanjian. Delegasi kedua pihak diundang untuk pertemuan langsung di Pakistan untuk menjaga peluang perdamaian tetap hidup.

Meski ketegangan berlanjut, pasar menyerap sinyal bahwa negosiasi bisa mengurangi risiko jangka panjang. Penilaiannya juga mempertimbangkan dampak ekonomi dari eskalasi ini terhadap inflasi dan likuiditas. Dalam konteks ini, arah EUR/USD tetap sensitif terhadap berita diplomatik dan perubahan kebijakan central bank.

Minutes dari pertemuan FOMC bulan Maret menunjukkan nuansa lebih hawkish, dengan beberapa anggota mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika inflasi tetap di atas target. Para pejabat bank sentral menilai bahwa kemajuan menuju target inflasi 2% akan membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Beberapa anggota bahkan menilai kenaikan suku bunga bisa tepat jika inflasi tetap berada di atas target.

Rilis data inflasi utama seperti PCE Price Index dan CPI yang akan datang membawa pengaruh penting terhadap jalur kebijakan moneter. Pasar menantikan bagaimana inflasi terkait konflik Iran dapat mempengaruhi arah kebijakan bank sentral di masa mendatang. Dengan data ini, likuiditas pasar dan ekspektasi suku bunga cenderung lebih volatile dalam beberapa sesi ke depan.

Di sisi Eropa, data produksi industri Jerman menunjukkan pelemahan dibandingkan ekspektasi, sementara surplus perdagangan relatif lebih lemah namun tidak sepenuhnya menyeberang ke negatif. Dampaknya terhadap EUR bersifat marginal dalam jangka pendek, sehingga fokus tetap pada pergerakan dolar AS dan narasi kebijakan global. Secara umum, konteks fundamental mendukung fokus pada arah kebijakan lebih dari pergerakan kurs individu.

Bias teknikal jangka pendek terlihat konstruktif meski harga belum menembus level tertinggi beberapa hari terakhir. RSI 4 jam berada di zona bullish dan MACD tetap positif secara marginal, memberi tanda momentum naik yang masih ada. Kondisi ini mendukung potensi pergerakan lanjut jika level penting bertahan.

Area resistensi utama berada antara 1.1721 dan 1.1740, yang bisa menantang pelaku pasar jika berhasil menembusnya. Target berikutnya berada di sekitar 1.1830, mendekati high Februari. Sementara itu, support kritis berada di kisaran 1.1630–1.1640, dengan level 1.1505 sebagai target mingguan jika tekanan turun berlanjut.

Relevansi teknikal saat ini menyiratkan peluang aksi beli lebih lanjut, dengan manajemen risiko menjadi kunci mengingat volatilitas geopolitik dan ketidakpastian data. Sinyal beli ini memenuhi kriteria risiko/imbalan yang proporsional, dengan target harga jelas dan stop loss yang terukur. Evaluasi ini didasarkan pada data teknikal dan konteks fundamental yang mendasarinya.

broker terbaik indonesia