EUR/USD telah menembus di bawah level 1.1500 pada perdagangan Eropa awal, mencerminkan kekuatan dolar yang didorong oleh biaya energi berbasis dolar. Analisis dari ING menyatakan bahwa beban energi meningkatkan tekanan pada margin perusahaan lintas batas. Pergerakan ini menambah fokus pada bagaimana dinamika mata uang utama mempengaruhi likuiditas dan keputusan investasi korporasi Eropa. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Secara teknikal, dukungan yang tersisa relatif tipis. Di bawah 1.1470, sedikit support yang tersisa hingga kisaran 1.1390/1.1400 yang terlihat pada Agustus lalu. Ketidakpastian ini menambah risiko penurunan lebih lanjut jika tidak ada berita positif terkait energi atau dukungan fiskal yang menstabilkan harga energi.
Para analis juga menyoroti tantangan dari perluasan spread periferal eurozone. Dulu carry trades dan volatilitas rendah menghasilkan tekanan rendah pada perbedaan imbal hasil, tetapi perubahan likuiditas akhir-akhir ini bisa mengubah dinamika tersebut. Investor akan memantau langkah dukungan pemerintah untuk melindungi konsumen dari naiknya harga energi dan dampaknya terhadap outlook fiskal.
Perbedaan spreads periferal terhadap negara inti seperti Jerman menunjukkan perubahan yang signifikan. Sejak awal tahun, Greece-Germany 10 year spread melebar ke level yang lebih luas meskipun tren awal tahun sempat meredam volatilitas. Perkembangan ini mencerminkan perubahan persepsi risiko dan dampaknya terhadap biaya pinjaman bagi negara periferal.
Pasar mengamati langkah langkah dukungan pemerintah untuk melindungi konsumen dari harga energi yang melonjak dan bagaimana hal itu akan membentuk jalur fiskal ke depan. Komitmen fiskal dan bantuan energi dapat menambah volatilitas di pasar obligasi serta valuta asing, mempengaruhi pergerakan EUR USD.
Secara umum, perkembangan spread periferal bisa menjadi cerita yang lebih besar bagi Eropa dibandingkan AS. Dalam konteks ini, EUR USD tampaknya akan menghadapi hambatan untuk kembali ke atas level 1.1500 hingga 1.1525 tanpa kejutan positif dari wilayah Teluk atau rilis berita fiskal yang mendukung stabilitas harga energi.
Analisa menunjukkan bahwa volatilitas cenderung rendah dan pasar lebih fokus pada carry trade di wilayah periferal. Pasar mengindikasikan arah yang lebih jelas ketika level teknikal utama diuji, termasuk dukungan dekat di sekitar 1.1470.
Jika level 1.1470 ditembus, arah berikutnya diperkirakan menuju 1.1390/1.1400, sesuai pola yang terjadi sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika energi dan kebijakan fiskal yang sedang dipertimbangkan, sehingga risiko tetap relevan bagi trader.
Untuk pedagang, peluang jual terhadap EUR USD bisa relevan jika harga bergerak menembus 1.1470 dan menargetkan 1.1400. Disiplin manajemen risiko sangat diperlukan karena pergerakan bisa cepat berubah. Gunakan stop loss sekitar 1.1550 untuk menjaga rasio reward risk sekitar 1:1.5.