Tim FX ING, dalam analisis yang disusun untuk Cetro Trading Insight, tetap melihat dolar sebagai baseline bearish untuk sisa tahun 2026. Fokus utama adalah peluang penurunan suku bunga jangka pendek AS dan pelambatan pertumbuhan ekonomi AS pada semester kedua. Dengan dinamika tersebut, EURUSD diperkirakan bergerak lebih tinggi secara bertahap menjelang penutupan tahun.
Para analis menilai dua potongan suku bunga Fed tahun ini sebagai faktor utama yang meredam biaya hedging dolar, sambil data zona euro mulai membaik. Kondisi itu memberi ruang bagi EURUSD untuk menguat secara bertahap hingga penghujung tahun. Risiko terhadap dolar tetap ada, terutama dari ketidakpastian fiskal dan politik di AS menjelang pemilu tengah tahun.
Target untuk EURUSD yang disampaikan dalam laporan ini adalah sekitar 1.22 pada akhir tahun, sebagai level panduan bagi para pelaku pasar. Narasi ini konsisten dengan gambaran bahwa hedging dolar cenderung menurun meski volatilitas mata uang utama tetap terjaga. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight secara kolaboratif dengan tim penelitian ING.
Pergerakan pasangan ini terutama dipengaruhi oleh perbedaan siklus kebijakan moneter antara AS dan Zona Euro. Kebijakan Fed yang cenderung lebih longgar akan menekan dolar, sedangkan ECB diposisikan untuk menjaga stabilitas suku bunga. Aspek ini membuka peluang bagi EURUSD untuk menguat secara bertahap di sisa tahun.
Selain kebijakan, dinamika biaya hedging juga menjadi kunci. Hedge ratio investor dolar diperkirakan naik ke sekitar 74 persen pada akhir tahun sesuai dengan narasi penurunan biaya hedging. Kondisi ini sejalan dengan optimisme pasar terhadap pergerakan pasangan mata uang utama tersebut. Faktor risiko eksternal tetap relevan, namun fokus tetap pada perbedaan siklus antara bank sentral utama.
Risiko utama berpusat pada dinamika AS, termasuk valuasi pasar saham, beban fiskal, dan ketidakpastian politik menghadapi pemilu. Fluktuasi fiskal dan politik bisa mengubah suasana pasar secara mendadak, meskipun tren utama tetap didorong oleh eurozone yang lebih resilien. Investor disarankan mengikuti perkembangan rilis data ekonomi secara rutin untuk menilai momentum pasar.
Untuk para investor, pergerakan EURUSD menuntut peninjauan ulang strategi hedging dan alokasi mata uang. Manfaatkan peluang dengan pendekatan risk management yang ketat dan penetapan target harga yang jelas. Kunci utama adalah menghormati tujuan investasi sambil tetap waspada terhadap volatilitas pasar.
Strategi perdagangan yang relevan bertumpu pada target jangka panjang di sekitar 1.22. Entri bisa dipertimbangkan di kisaran level tersebut dengan pengaturan stop loss yang proporsional untuk menghindari risiko berlebih. Disiplin dalam mengikuti jalur rencana perdagangan akan menjadi penentu kesuksesan dalam periode volatilitas yang dihadapi pasar valuta asing.
Jangan lupakan prinsip tata kelola risiko. Penerapan rasio risiko terhadap imbalan minimal 1 banding 1,5 menjadi pedoman agar potensi keuntungan tidak tersapu oleh pergerakan harga yang tidak terduga. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight, bagian dari media analisis pasar milik Cetro.