Rilis survei IFO Jerman untuk Februari diperkirakan menunjukkan perbaikan pada beberapa indikator utama. IFO Business Climate diperkirakan naik menjadi 88.4 dari 87.6 bulan sebelumnya, sementara Current Assessment diperkirakan 86.1, naik dari 85.7, dan Ekspektasi diharapkan 90.5 dibanding 89.5. Angka-angka ini mencerminkan sentimen bisnis Jerman yang membaik dan bisa berdampak pada ekspor serta investasi di kawasan euro.
Publikasi IFO sering menjadi tolok ukur suasana ekonomi Jerman dan arah kebijakan moneter di zona euro. Ketika gambaran bisnis membaik, prospek euro biasanya mendapat dukungan dari meningkatnya kepercayaan investor. Namun, dinamika kebijakan perdagangan global juga memegang peran penting dalam jangka pendek. Saat ini muncul berita bahwa pemerintah AS mempertimbangkan tarif global 15% di bawah kerangka hukum perdagangan alternatif, sehingga menambah ketidakpastian pasar. Sementara itu, Parlemen Eropa juga mengusulkan suspensi ratifikasi kesepakatan perdagangan dengan AS hingga panduan kebijakan lebih jelas disediakan pemerintahan baru.
Secara teknis, EURUSD berada sekitar 1.1820 pada saat penulisan. RSI 14-hari rebound ke 51, menunjukkan momentum netral dan stabil. Pasangan sedang menguji rintangan di EMA 9-hari sekitar 1.1825; penutupan harian di atas level ini bisa membuka peluang menuju 1.2082, level tertinggi sejak Juni 2021. Sebaliknya, penurunan di bawah EMA 9-hari akan mengarahkan fokus ke support 50-hari EMA di 1.1776.
Secara teknis, EURUSD telah menguat untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan sekitar 1.1820. Indikator RSI 14-hari berada di 51, menunjukkan momentum yang netral meskipun harga bergerak ke zona resistance terdekat. Pergerakan harga saat ini masih dipengaruhi oleh dinamika rilis data IFO dan perkembangan kebijakan perdagangan global yang sedang berlangsung.
Pasangan ini sedang berupaya menembus EMA 9-hari di sekitar 1.1825; jika penutupan harian berada di atas level tersebut, potensi untuk melanjutkan ke 1.2082 semakin terbuka. Namun jika harga turun kembali di bawah EMA 9-hari, fokus bergeser ke support 50-hari EMA di 1.1776 dan area koreksi lebih lanjut bisa terjadi. Kondisi ini menambah pentingnya konfirmasi teknikal sebelum mengambil posisi besar.
Faktor teknikal tambahan menambah sinyal bullish apabila momentum tetap positif, tetapi tetap ada risiko dari faktor eksternal. Trader disarankan menunggu konfirmasi penutupan di atas EMA 9-hari untuk mengurangi peluang breakout palsu dan menjaga manajemen risiko yang ketat dalam rencana trading.
Skenario bullish yang direkomendasikan adalah mengambil entri long di sekitar 1.1820 dengan stop loss di 1.1770 dan take profit di 1.2082. Dengan skema ini, rasio risiko-imbalan berada di atas 1:5, memenuhi standar manajemen risiko yang disarankan. Target utama berada pada 1.2082, sementara level stop ditempatkan cukup dekat untuk membatasi kerugian jika pasar berbalik arah.
Manajemen risiko menjadi kunci dalam situasi ini. Jika tidak ada konfirmasi penutupan harian di atas EMA 9-hari, sebaiknya evaluasi ulang rencana entri. Pertimbangkan untuk menunda posisi sampai level teknikal mendukung kelanjutan tren, sambil tetap mencermati dinamika berita kebijakan perdagangan global yang berpotensi memicu volatilitas mendadak.
Rangkuman level kunci untuk monitor cepat disajikan dalam tabel berikut. Ini membantu trader menilai peluang sesuai perubahan harga dan peluang breakout jangka pendek.
| Level | Interpretasi |
|---|---|
| 1.1825 | 9-hari EMA sebagai penghalang untuk pergerakan bullish |
| 1.1776 | Support yang diangkat oleh 50-day EMA |
| 1.2082 | Target upside jika momentum berlanjut |