
US ISM Manufacturing PMI untuk April dinantikan publikasinya pada pukul 14:00 GMT. Publikasi ini diperkirakan memperlihatkan perbaikan aktivitas manufaktur yang lebih cepat dibanding bulan sebelumnya. Data yang positif dapat memperkuat ekspektasi pasar terkait langkah kebijakan The Federal Reserve dalam waktu dekat.
Para analis memperkirakan PMI berada di level 53,0, meningkat dari 52,7 pada Maret. Angka-angka yang lebih kuat berpotensi menegaskan tekanan inflasi dan mendukung narasi kenaikan suku bunga oleh the Fed. Meski demikian, jika data menunjukkan pelemahan, pandangan hawkish Fed bisa mengalami penyesuaian.
Selain PMI, investor juga menantikan komponen seperti Employment Index, Prices Paid, dan New Orders. Indeks Harga yang dibayarkan diproyeksikan naik akibat biaya input yang lebih tinggi, terutama energi pasca gangguan di Selat Hormuz. Secara teknikal, pergerakan EURUSD juga bisa terpengaruh oleh ekspektasi data AS tersebut.
Secara teknikal, EURUSD diperdagangkan sekitar 1.1750 menjelang rilis data, mendekati level retracement Fibonacci 50% pada rentang 1.1408–1.2082. Pergerakan bullish terlihat karena harga berada di atas moving average 20-hari sekitar 1.1703, memberikan peluang untuk dipandang sebagai peluang pembelian pada pullback.
Indikator Relative Strength Index (RSI) sekitar 56 cenderung menunjuk ke arah atas tanpa sinyal overbought. Jika harga menembus support sekitar MA20, level Fibonacci berikutnya di 1.1666 dan 1.1567 dapat berfungsi sebagai batas bawah yang lebih kuat, dengan 1.1408 menjadi landasan struktural yang lebih jauh.
Secara keseluruhan, sudut pandang teknikal tetap bullish untuk EURUSD dalam konteks data ISM, asalkan harga menjaga posisi di atas MA20 dan level 1.1700 sebagai penopang utama. Proyeksi ini sejalan dengan narasi pasar yang menilai bahwa kejutan data PMI bisa memperkuat bias kenaikan jangka pendek.
Ketika fokus beralih ke berita makro, pandangan investor menimbang dampak data manufaktur terhadap ekspektasi inflasi dan kebijakan moneter. Narasi hawkish Fed juga tetap relevan jika tekanan inflasi tidak mereda, sehingga EURUSD bisa lebih lanjut bullish pada pola-pola tertentu.
Dalam konteks trading, pullback di sekitar 1.1700–1.1690 bisa dijadikan peluang membeli jika konfirmasi support terjadi, dengan target sekitar 1.1840. Stop loss di sekitar 1.1700 menyeimbangkan risiko sesuai rasio minimal 1:1.5.
Rencana trading ini disusun untuk Cetro Trading Insight, media yang selalu mengupas dinamika pasar secara analitis, dengan fokus pada edukasi dan praktik bagi trader forex. Namun, kondisi pasar bisa berubah, sehingga selalu prioritaskan manajemen risiko.