
Menurut Rabobank FX Strategy, EUR memainkan peran kunci dalam reli EUR/USD tahun lalu, didorong oleh pelonggaran aturan utang Jerman dan optimisme terhadap prospek pertumbuhan Eropa. Laporan tersebut menekankan bahwa kontribusi euro sering kali diremehkan dalam dinamika pasangan mata uang ini. Cetro Trading Insight menilai bahwa gambaran ini menegaskan pentingnya kebijakan fiskal dan kebijakan moneter dalam memengaruhi arah pasar valuta asing.
Di awal tahun, EUR mendapat dorongan dari suasana pertumbuhan Eropa yang lebih positif, meski tekanan inflasi tetap ada. Ketika USD melemah, EUR turut menguat karena ekspektasi adanya langkah-langkah kebijakan yang mendukung euro. Rabobank juga menekankan bahwa optimisme ini terkait dengan harapan bahwa ECB akan menjaga sikap hawkish, yang telah diperkirakan pasar.
Namun, prospek ke depan tetap berhati-hati. Rabobank mempertahankan proyeksi EUR/USD yang berada di bawah konsensus dengan target tiga bulan di 1.16. Laporan tersebut menyoroti risiko bahwa proyeksi bisa direvisi turun jika tekanan inflasi berlanjut atau data pertumbuhan mengecewakan. Cetro Trading Insight menilai bahwa faktor geopolitik serta jalur kebijakan ECB menjadi kunci penilaian risiko bagi pelaku pasar.
Fokus utama bagi evaluasi saat ini adalah dampak inflasi dari penutupan Selat Hormuz. Rabobank menilai bahwa lonjakan biaya hidup dan volatilitas energi dapat membatasi momentum pemulihan Eropa. Kondisi ini memperluas perdebatan mengenai arah EUR/USD serta menambah konteks bagi investor dan pembuat kebijakan.
Meski ekspektasi kenaikan suku bunga ECB telah tercermin dalam harga pasar, proyeksi pertumbuhan ECB belum menunjukkan penurunan signifikan. Rabobank menyoroti risiko bahwa proyeksi bisa dipangkas lebih lanjut pada putaran forecast berikutnya jika tekanan inflasi berlanjut. Sementara itu, arah EUR/USD diperkirakan bisa pulih dalam beberapa bulan ke depan, tetapi tetap berada di bawah konsensus.
Untuk trader, pandangan jangka menengah tetap menjaga ruang bagi pemulihan EUR/USD, namun diperlukan disiplin manajemen risiko. Target tiga bulan tetap 1.16, dan pergerakannya akan sangat dipengaruhi data inflasi, keputusan ECB, serta dinamika geopolitik. Cetro Trading Insight menekankan pendekatan berbasis risiko dengan penempatan stop-loss dan take-profit yang jelas.