EUR/USD rebound dari level terendah intraday karena para pedagang menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve pada hari Rabu. Meski indeks dolar sedang melemah, tekanan turun terbatas oleh gejolak geopolitik dan imbal hasil obligasi yang relatif kuat. Para pelaku pasar juga memantau perkembangan AS-Iran karena negosiasi yang stagnan serta gangguan di perairan Hormuz menjaga nada waspada di pasar.
Secara teknikal, pasangan ini berusaha mempertahankan level support utama sembari bergerak di kisaran tertentu. Pair diperdagangkan sekitar 1.1707 ketika laporan ini disusun, setelah menyentuh 1.1677 sebelumnya. Sinyal pasar menunjukkan momentum upside bisa terbatas tanpa kejutan signifikan dari bank sentral dalam beberapa hari mendatang.
Menurut analisis dari Cetro Trading Insight, fokus pasar lebih diarahkan pada panduan kebijakan ketimbang perubahan likuiditas saat ini. Pasar memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3.50%-3.75%. Namun arah berikutnya tetap bergantung pada bagaimana inflasi dan dinamika global berkembang seiring keluarnya panduan kebijakan selanjutnya.
Ketegangan antara AS dan Iran tetap menjadi faktor utama yang membatasi penurunan imbal hasil dan menjaga volatilitas di sekitar EURUSD. Upaya untuk menenangkan konflik di wilayah Teluk belum membuahkan hasil, sehingga minyak mentah tetap berada pada level tinggi dan menambah tekanan pada ekspektasi inflasi. Investor terus menilai potensi eskalasi yang bisa mempengaruhi aliran modal global dan arah mata uang utama.
Di sisi kebijakan, pasar menilai adanya peluang ECB untuk menyesuaikan sikap kebijakan seiring harga energi yang lebih tinggi. Meskipun laporan inflasi meningkat, bank sentral zona euro diperkirakan menahan suku bunga di 2.00% pada pertemuan pekan ini. Ketertarikan pada energi dan pertumbuhan ekonomi menjadi alasan utama untuk menjaga kebijakan tetap stabil sambil menimbang risiko jangka panjang.
Pasar secara umum menunggu kejutan dari Fed dan mengharapkan panduan kebijakan yang lebih jelas. Ketidakpastian geopolitik dan volatilitas harga minyak membuat euro tetap dekat beberapa level kuat terhadap beberapa mata uang, meskipun arah jangka menengah masih dibayangi keputusan kebijakan utama. Secara keseluruhan, suasana pasar tetap cair dengan bias yang tidak jelas menjelang keputusan penting minggu ini.