Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight. EURUSD menunjukkan penguatan beberapa hari terakhir namun hambatan utama muncul di level sekitar 1.18. Tiga sesi beruntun gagal menembus level tersebut, menandakan adanya tekanan jual yang berarti di sekitar batas teknikal kunci ini.
Penilaian DBS Group Research melalui Philip Wee menyoroti bahwa pergerakan ini mencerminkan pandangan pasar terhadap respons kebijakan bank sentral Eropa. Meskipun proyeksi pertumbuhan zona euro direvisi turun, ia tetap unggul jika dibandingkan proyeksi staf ECB. Hal ini membuat pelaku pasar tetap berhati-hati terhadap potensi perubahan arah EUR.
Analisis juga menekankan bahwa ini belum menandakan akhir pemulihan EUR terhadap dolar. Banyak faktor tetap mempengaruhi arah, termasuk kebijakan utama bank sentral dan dinamika geopolitik. Pasar perlu melihat data resmi dan pernyataan yang lebih jelas untuk menilai momentum ke depan.
ECB tampaknya menahan diri dari konfirmasi kenaikan suku bunga pada pertemuan 29 April, sebuah sinyal kebijakan yang diwarnai kehati-hatian. Keputusan ini menambah suasana kehati-hatian di pasar, karena pasar terus menimbang ekspektasi kenaikan di masa depan. Analisis ini didasarkan pada laporan DBS Group Research dan pendapat para analis.
IMF memang menurunkan proyeksi pertumbuhan zona euro 2026 menjadi 1.1% dari 1.3%, namun angka tersebut tetap lebih baik dibanding proyeksi staf ECB. Revisi ini menguatkan gambaran bahwa perekonomian Eropa masih memiliki kaki cukup kuat untuk melanjutkan pemulihan. Hal ini memberi konteks bagi kebijakan ECB meski nada komunikasi tetap hati-hati.
Fed tidak menyerah pada sinyal kenaikan suku bunga dan menahan panduan eksplisitnya di tengah ketidakpastian geopolitik. Perbedaan sikap kebijakan antara ECB dan Fed meningkatkan volatilitas lintas mata uang. Investor perlu memperhitungkan risiko geopolitik dan dinamika data ekonomi saat menimbang arah EUR/USD.
Secara teknis, pergerakan EURUSD tetap berada di bawah level kunci 1.18 setelah beberapa sesi gagal menembusnya. Trader cenderung menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pernyataan ECB dan data ekonomi sebelum mengambil posisi besar. Nilai risiko pada volatilitas jangka pendek tetap meningkat sesuai dengan perubahan kebijakan utama bank sentral.
Dari sudut pandang fundamental, pemulihan euro tidak akan berakhir dalam waktu dekat meskipun motivasi kebijakan ECB masih berhati-hati. Pasar menilai data makro dan pernyataan bank sentral sebagai faktor penentu arah berikutnya. Investor disarankan menilai risiko secara hati-hati dan fokus pada manajemen risiko.
Kesimpulan: Saat ini tidak ada sinyal trading yang jelas untuk membuka posisi buy atau sell EURUSD. Arah jangka pendek sangat bergantung pada pernyataan resmi bank sentral dan dinamika data ekonomi. Pelaku pasar didorong untuk memantau berita kebijakan, bukan hanya komentar media, untuk menilai peluang selanjutnya.