Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Imbasnya pada EURUSD dan Harga Minyak

Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Imbasnya pada EURUSD dan Harga Minyak

trading sekarang

Pasar menantikan keputusan Federal Reserve AS pada rapat FOMC berikutnya. Umumnya para analis memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,5%–3,75% untuk pertemuan kelima berturut-turut. CME FedWatch menunjukkan peluang signifikan untuk kejutan kenaikan 25 basis poin meskipun sebagian besar prediksi masih mengarah ke penahanan kebijakan.

Di sisi lain, dinamika harga minyak dunia turut membentuk ekspektasi inflasi. Setelah turun sekitar 35% dari puncaknya pada Mei hingga akhir Juni, harga minyak mulai rebound di Juli akibat ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta peningkatan aktivitas di jalur pelayaran Teluk Persia.

Para analis memperingatkan bahwa pergerakan minyak bisa mengubah cost-pressure bagi kebijakan moneter. OCBC dan MUFG menilai peluang kenaikan suku bunga pada bulan Juli bisa kembali naik karena kekhawatiran inflasi yang dipicu harga energi lebih tinggi daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Dolar AS, Pasar Valuta, dan Risiko Pergerakan

Analisis pasar menunjukkan bahwa jika Fed mengejutkan dengan kenaikan 25 bps, dolar AS berpotensi menguat dan pasangan EURUSD cenderung turun. Namun jika keputusan diambil dengan menahan suku bunga dan memberikan panduan kebijakan yang keras, reaksi pasar bisa lebih tenang meskipun tetap di pertahanan terhadap tekanan harga energi.

Beberapa lembaga seperti MUFG menilai adanya jeda dalam tekanan kenaikan suku bunga jangka pendek karena koreksi harga minyak yang terbaru. Namun, mereka juga menegaskan bahwa kejutan kebijakan yang hawkish tetap bisa mendorong dolar menguat secara singkat sebelum cerminan kebijakan berikutnya terlihat.

Dalam konteks ini, pernyataan dari pembuat kebijakan seperti Chairman Warsh akan mempengaruhi persepsi pasar. Reaksi pasar terhadap komentar Warsh di konferensi pers bisa menentukan arah jangka pendek untuk dolar dan pasangan mata uang utama.

Analisa Teknis EUR/USD dan Level Kunci

Secara teknis, EUR/USD saat ini terlihat berfluktuasi dalam rentang yang relatif sempit pada awal bulan. Indikator RSI pada kerangka harian belum berhasil menembus level 50, dan garis tren menurun sejak akhir Januari masih terlihat membatasi kenaikan pasangan ini.

Dalam pandangan grafis, support kunci berada di sekitar 1,1280 mengikuti level static, dengan level berikut di 1,1160 dan 1,1000 sebagai titik acu. Sementara itu, area resistance pertama berada di kisaran 1,1460–1,1490 (di jalur 50-day SMA), diikuti 1,1570 (100-day SMA) dan 1,1635 (200-day SMA) yang lebih tinggi.

Analisis ini menekankan bahwa pergerakan jangka pendek akan tetap bergantung pada arah kebijakan Fed maupun komentar para pejabat. Pelaku pasar disarankan memantau pernyataan resmi dan peluang volatilitas yang terjadi setelah rapat serta konferensi pers. Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca setia kami yang membutuhkan rangkuman mudah dipahami mengenai dinamika kebijakan moneter, volatilitas minyak, dan pergerakan EUR/USD.

banner footer