
Keputusan FOMC dan proyeksi dot plot dari Federal Reserve menambah risiko kenaikan suku bunga di sisa tahun ini. Hal ini mendorong dolar AS untuk menguat terhadap beberapa mata uang utama, karena pasar memperhitungkan perbedaan suku bunga yang lebih lebar antara AS dan mitra ekonominya. Indeks dolar (DXY) berada sekitar 100,98, mendekati level tertinggi 12 bulan seiring para investor menilai langkah kebijakan yang lebih agresif.
Peso Meksiko menghadapi tekanan karena penguatan dolar, dengan USD/MXN diperdagangkan sekitar 17,35 setelah menyentuh 17,29 di sesi sebelumnya. Pergerakan ini mencerminkan dinamika aliran modal dan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter AS. Selain itu, pasar menimbang faktor eksternal dan risiko domestik yang bisa mempengaruhi prospek peso jangka pendek.
Secara teknikal, USD/MXN menunjukkan momentum yang relatif terukur. Pada grafik harian, pasangan ini berada di sekitar 17,36 dan berada di atas cluster SMA sekitar 17,33. Indikator RSI berada di sekitar 51,6, menandakan peluang kenaikan yang tetap terukur tanpa menunjukkan kejenuhan jual yang signifikan.
Banxico diperkirakan mempertahankan suku bunga pada 6,50% pada pertemuan 25 Juni, dengan fokus pada risiko inflasi dan pertumbuhan. Survei Reuters menunjukkan inflasi di Meksiko relatif stabil meskipun ada tekanan harga dari faktor global, dengan CPI YoY sekitar 3,77% dan Core CPI sekitar 4,14%. Deputi Gubernur Gabriel Cuadra menegaskan bahwa sikap moneter perlu dipertahankan karena prospek yang kompleks dan ketidakpastian outlook global.
Di luar data domestik, pasar tetap mencermati data AS seperti flash PMI, data perumahan, serta Core PCE yang menjadi ukuran inflasi favorit Fed. Keputusan Banxico untuk menahan suku bunga akan dipengaruhi bagaimana inflasi dan pertumbuhan merespons serta bagaimana aliran modal menilai risiko terkait kebijakan kebijakan global.
Secara harga, peso melemah sekitar 0,34% pada Senin karena reboundnya Greenback. USD/MXN berada di sekitar 17,35 setelah memantul dari 17,29, menggambarkan respons pasar terhadap rilis data dan dinamika kebijakan yang sedang berlangsung. Pergerakan ini menyoroti volatilitas yang datang dari kebijakan moneter AS dan risiko domestik yang tetap relevan bagi mata uang negara berkembang.
Dari sudut pandang teknikal, USD/MXN saat ini diperdagangkan sekitar 17,36 dengan bias kenaikan jangka pendek. Pasangan ini berada di atas cluster SMA sekitar 17,33, menunjukkan fondasi harga yang lebih kuat dan potensi posisi long jika harga mampu menembus resistance terdekat. Menurut Cetro Trading Insight, struktur teknikal saat ini mendukung konsolidasi sambil menunggu konfirmasi lanjutan.
Namun, tidak ada resistance signifikan di dekatnya, sehingga pergerakan lebih lanjut bisa terdorong oleh minat beli ketika harga mencapai swing high historis dan kerangka tren menurun yang lebih luas. Sementara itu, risiko downside tetap terbatas jika harga berinteraksi dengan level support sekitar 17,33 hingga 17,30, dengan potensi retrace yang terukur.
Rencana perdagangan yang diusulkan adalah posisi buy di sekitar 17,36 dengan stop loss di 17,30 dan take profit di 17,62. Rasio risiko/imbal balik sekitar 1:4,0 hingga 1:4,5, memenuhi kriteria minimal 1:1,5. Analisis ini bersifat teknikal dan mengandalkan pola harga serta indikator SMA dan RSI untuk konfirmasi lebih lanjut.