FOLK Akuisisi 99,96% TMI seharga Rp249,9 Miliar: Kendali Perusahaan Beralih ke FOLK

FOLK Akuisisi 99,96% TMI seharga Rp249,9 Miliar: Kendali Perusahaan Beralih ke FOLK

trading sekarang

Langkah akuisisi ini memicu gegar di pasar saham Indonesia, menandai era baru bagi FOLK dan TMI. Di bawah pengawasan investor, perubahan kendali ini berpotensi mengubah arah operasional dan strategi ekspansi kedua pihak. Cetro Trading Insight memantau langkah ini untuk pembaca awam dengan bahasa yang mudah dipahami namun tetap akurat.

Berikut adalah rangkuman resmi dari akta keputusan para pemegang saham PT TMI: pada tanggal 17 April 2026, akta No 156 menyatakan persetujuan pengalihan 2.499 lembar saham kepada FOLK dan nilai total pengambilalihan sebesar Rp249.900.000. Rincian tersebut menegaskan konsensus pemegang saham TMI untuk mengalihkan kepemilikan terkait. Informasi ini telah disampaikan melalui keterbukaan informasi BEI dan menjadi pijakan perubahan kontrol pada TMI.

Dengan transisi ini, FOLK secara bertahap menguasai 99,96 persen dari total saham yang telah dikeluarkan di TMI. Kepemilikan mayoritas tersebut menandai perubahan signifikan dalam kendali operasional perseroan. Analisis awal dari Cetro Trading Insight menunjukkan bahwa dinamika harga saham TMI bisa dipengar oleh langkah konsolidasi ini.

Saham diakuisisiJumlahNilaiKepemilikan Pasca-Akusisi
PT Traya Multi Investama (TMI)2.499 lembarRp249.900.00099,96%

Transisi kepemilikan ini tidak lepas dari rangkaian pendanaan yang telah dilakukan FOLK melalui PMTHMETD atau private placement. Keterlibatan private placement menambah dasar finansial untuk akuisisi TMI, sambil memperluas baseline modal perseroan. Laporan ini menyoroti bagaimana strategi pendanaan mempengaruhi harga saham dan prospek ekspansi.

Menurut keterbukaan informasi pada Rabu 18 Februari 2026, profil perusahaan TMI tidak diungkapkan. Namun, lokasi operasional TMI diketahui berada di The Smith Alam Sutera, proyek mixed-use yang dikembangkan oleh PT Triniti Dinamik Tbk TRUE. Keterangan ini memberi konteks fasilitas dan infrastruktur yang relevan bagi evaluasi nilai aset dan sinergi potensial.

FOLK mengungkapkan bahwa dana sebesar Rp57 miliar berasal dari private placement, dengan penerbitan 143 juta saham baru setara 3,63 persen, harga pelaksanaan Rp398 per saham. Transaksi ini dilakukan setelah PMTHMETD dan memperkuat kapasitas perseroan untuk mengakuisisi TMI. Pemegang saham pengendali, PT Garam Ventura Indonesia, menyerap 92,96 juta saham, sementara Sutopo Widodo menyerap 50,25 juta saham; totalnya mencerminkan komposisi pemegang saham pasca-transaksi.

broker terbaik indonesia