GBP/JPY Pulih dari Kerugian Sesi Awal Seiring Yen Lemah, PMI UK Jadi Fokus Menjelang Kebijakan BoJ dan BoE

GBP/JPY Pulih dari Kerugian Sesi Awal Seiring Yen Lemah, PMI UK Jadi Fokus Menjelang Kebijakan BoJ dan BoE

trading sekarang

GBP/JPY menguat dari tekanan awal dan mendekati zona 215.45, seiring Yen Jepang tertinggal di antara mata uang utama lainnya. Gerak ini mencerminkan Bank of Japan (BoJ) yang masih tampak berhati-hati terhadap langkah pengetatan, sehingga investor menahan ekspektasi terhadap pengetatan segera. Pergerakan ini juga dipicu oleh risiko geopolitik dan perubahan harga minyak yang menambah ketidakpastian kebijakan di Tokyo. Cetro Trading Insight menilai dinamika ini lebih banyak dipicu oleh faktor risiko global dibandingkan data domestik saja.

Investors menantikan keputusan BoJ pada 28 April yang diperkirakan mempertahankan suku bunga di 0.75%. Ketidakpastian ini didorong oleh kekhawatiran atas langkah lanjutan BoJ terkait kebijakan moneter di tengah tekanan harga minyak akibat penutupan Selat Hormuz. Sinyal pasar tetap berhati-hati karena rilis data ekonomi Jepang bisa mengubah ekspektasi kebijakan secara signifikan. Sementara itu, pound menunjukkan pergerakan campuran menjelang data PMI UK untuk April.

Di sisi lain, tekanan fiskal dan pelonggaran kebijakan di Eropa turut membentuk sentimen perdagangan, sementara investor menilai bagaimana BoE akan merespons iklim inflasi yang masih tinggi. Perkiraan Composite PMI Inggris diperkirakan turun menjadi 49.8, menandai kontraksi pada sektor swasta. Secara kebijakan, BoE diperkirakan tidak memangkas suku bunga dari 3.75% pada rapat 30 April karena tekanan inflasi yang masih tinggi.

Kondisi ini menambah volatilitas di pasar FX dengan fokus pada pergerakan jangka pendek GBP/JPY. Pergerakan harga sangat sensitif terhadap kabar kebijakan BoJ dan BoE, serta data PMI yang akan dirilis. Investor berusaha menilai keseimbangan antara potensi pelemahan Yen dan dukungan dari sterling dalam menghadapi tekanan biaya hidup yang tinggi.

Jika BoJ menunda pengetatan lebih lanjut dan BoE menjaga kebijakan, arah pasangan ini bisa berada di kisaran 214 hingga 216 dalam beberapa sesi ke depan. Keputusan strategis akan sangat dipengaruhi oleh dinamika harga minyak dan bias kebijakan moneter kedua bank sentral. Pelaku pasar sebaiknya tetap waspada terhadap volatilitas yang mungkin muncul setelah rilis data PMI dan komentar pejabat bank sentral.

Laporan analisis dari Cetro Trading Insight menekankan bahwa keputusan kebijakan di akhir bulan akan menjadi kunci arah jangka pendek; trader disarankan mengawasi rilis PMI UK serta pernyataan BoJ secara rinci untuk memahami potensi pergerakan selanjutnya.

broker terbaik indonesia