GBP/JPY bergerak mendatar di sekitar level 212.00 menjelang keputusan kebijakan Bank of England (BoE) dan Bank of Japan (BoJ). Dalam konteks ini, perbedaan suku bunga antara Inggris dan Jepang terus memberi dukungan pada bias kenaikan bagi pasangan mata uang ini. Analisis pada Cetro Trading Insight menekankan bahwa faktor ini akan menjadi pendorong utama pergerakan pasangan hingga rilis kebijakan.
Ketika harga berada di sekitar 212.00–212.50, dinamika kenaikan harga minyak akibat gangguan di Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran inflasi dan memicu reprice hawkish terhadap BoE. Dampak tersebut memberi dukungan pada sentimen naik GBP/JPY meskipun volatilitas tetap rendah di kalender ekonomi.
Sementara BoJ menghadapi tantangan karena inflasi yang masih tinggi bisa mendorong kebijakan lebih lanjut, sementara biaya energi yang lebih tinggi bisa membebani pertumbuhan Jepang sebagai negara pengimpor energi besar. Secara umum para pelaku pasar memperkirakan kedua bank akan menahan suku bunga dan fokus pada arahan kebijakan ke depan yang bisa memicu reaksi harga jangka pendek.
Secara teknis, GBP/JPY tetap bertahan di atas rata-rata pergerakan 100 dan 200 hari meskipun pola bearish flag terlihat pada grafik harian. Meskipun pola tersebut ada, momentum jangka pendek tetap positif karena harga tidak turun menembus level penyangga utama.
Indikator RSI berada di 54, berada di atas garis tengah dan mengindikasikan momentum bullish moderat. MACD berada di atas garis sinyal dengan histogram positif, menunjukkan tekanan beli yang berkelanjutan namun tidak agresif.
Level penting jika harga turun bisa menembus batas bawah flag sekitar 211.00–210.50, membuka jalan menuju SMA 100 di sekitar 209.00 dan kemudian SMA 200 di sekitar 204.14. Sebaliknya jika harga menembus batas atas flag sekitar 213.00, peluang melanjutkan kenaikan menuju 215.00 terbuka lebar.
Untuk trader, fokus utama adalah bagaimana harga bereaksi terhadap resistance terdekat di sekitar 213.00. Break di atas level tersebut memperbesar peluang menuju 215.00, yang menjadi target utama untuk bias jangka pendek.
Rencana trading yang direkomendasikan adalah membeli GBP/JPY dengan stop loss di sekitar 210.50 dan target profit di 215.00, memberikan risiko sekitar 1.65 poin terhadap potensi keuntungan 2.85 poin. Rasio risiko-imbalan di atas 1:1.5 terpenuhi jika skenario berjalan sesuai harapan.
Hasil pergerakan sangat bergantung pada arah kebijakan BoE dan BoJ serta bagaimana pasar menerjemahkan sinyal kebijakan tersebut. Meski volatilitas masih rendah, peluang naik tetap ada jika level kunci berhasil ditembus. Laporan ini dari Cetro Trading Insight menekankan sikap hati-hati namun melihat peluang kenaikan jika faktor makro tetap suportif.