
GBP/USD bergerak mendatar di sekitar level 1.3430 pada sesi perdagangan Eropa, dibayangi oleh pelemahan dolar AS secara luas. Pergerakan ini menandai fase konsolidasi setelah pasangan mata uang utama bertahan dalam kisaran antara 1.3407 dan 1.3485 dalam empat sesi perdagangan terakhir.
Sentimen pasar tertekan oleh dinamika negosiasi AS–Iran yang belum membuahkan kesepakatan permanen, meskipun ada pernyataan pejabat yang menegaskan kelanjutan pembicaraan. Faktor geopolitik seperti itu menambah ketidakpastian bagi pelaku pasar mata uang utama yang sensitif terhadap risiko minyak dan likuiditas global.
Investors juga memantau paparan geopolitik, termasuk dinamika AS–Iran dan ketidakpastian negosiasi yang dapat memicu volatilitas di pasar valuta asing. Selain itu, rilis data Nonfarm Payrolls AS (NFP) untuk Mei akan menjadi fokus utama investor jelang akhir minggu.
Secara teknis, GBP/USD berada di sekitar 1.3430, namun menunjukkan bias bearish jangka pendek karena harga tertahan di bawah EMA 20-periode sekitar 1.3456. Kondisi ini menjaga peluang penurunan terbatas meskipun proses konsolidasi sedang berlangsung.
Formasi Segitiga Simetris mengisyaratkan konsolidasi pasar yang cenderung sideways, dengan resistensi terdekat pada sekitar 1.3456 dan batas atas segitiga di sekitar 1.3478 yang perlu ditembus untuk mengubah arah tren. Perkembangan ini akan menentukan arah pergerakan berikutnya.
RSI berada di zona 40–60, menandakan keragu-raguan di antara para pelaku pasar. Jika harga mampu menembus di atas 1.3478, pandangan jangka pendek dapat berubah, namun jika turun menembus 1.3408, skenario bearish dapat mengarah menuju 1.3300 yang menjadi target terdekat.
Investor menantikan data NFP AS untuk Mei sebagai sinyal penting bagi kebijakan moneter Federal Reserve. Hasilnya berpotensi menggeser risiko dan volatilitas di pasar valuta asing secara luas, terutama di pasangan berbasis USD.
Penutupan atau gangguan di Selat Hormuz serta ketegangan antara AS dan Iran menambah dinamika pada mata uang utama yang sensitif terhadap risiko energi. Dampak geopolitik ini sering memperkuat peran USD sebagai penyangga risiko saat likuiditas global menipis.
Dari sudut perdagangan, pola teknis memberi peluang jual jika harga gagal menembus support 1.3408, dengan target sekitar 1.3300. Perdagangan berisiko rendah dapat dipertimbangkan dengan entry di sekitar 1.3430, take profit di 1.3400, dan stop di 1.3450 untuk menjaga rasio risiko-imbalan sekitar 1:1.5.