
GBP/USD bertahan di atas level 1.3350, dan tren penurunannya memasuki hari kelima berturut-turut meski pergerakannya kali ini lebih datar dibanding hari-hari sebelumnya. Investor menunggu rilis data yang bisa memihak arah berikutnya.
Nilai tukar menunjukkan sedikit momentum turun menuju akhir pekan, dengan dinamika yang bereskalasi menjelang rilis data utama. Katalis utama berasal dari data inflasi Inggris yang mempengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan BoE. Faktor teknikal tetap menunjukkan tekanan pada area 1.3350 sebagai lantai sementara, sambil menyisakan ruang bagi pergerakan berikutnya.
Data baru yang dirilis lalu menggarisbawahi volatilitas yang masih tinggi di pasar mata uang, sehingga pelaku pasar cenderung waspada terhadap kejutan data. Sesi berikutnya tetap penuh risiko karena dua bank sentral besar, Fed dan BoE, membentuk agenda rilis minggu depan.
Inflasi konsumen Inggris pada Juni tercatat 2.6 persen secara tahunan, lebih rendah dari proyeksi dan penurunannya mengurangi tekanan untuk menaikkan suku bunga segera. Angka ini menjadi alasan bagi pasar untuk menilai ulang ekspektasi kebijakan BoE menjelang pertemuan Juli. Penurunan inflasi mengundang spekulasi adalah sinyal pelonggaran yang lebih besar di pasar obligasi dan valuta asing.
Komponen inti inflasi cenderung stabil meskipun ada tekanan pada beberapa komponen seperti transportasi dan makanan yang berkontribusi pada perlambatan harga. Sementara itu, layanan tetap menjadi pendorong utama tekanan harga, meski laju kenaikan secara bulanan relatif kecil. Pasar memperhitungkan dinamika ini dalam menilai potensi langkah BoE ke depan.
Hasil data tersebut menambah gambaran bahwa pasar mata uang menilai satu langkah kenaikan lagi dari BoE dalam beberapa bulan ke depan, meskipun kecepatan pemangkasan dibiarkan lebih lambat. Skenario ini juga dipengaruhi faktor global yang memicu pergerakan dolar secara dinamis menuju akhir minggu.
Secara teknis, gambaran harga menunjukkan GBP/USD berbalik di sekitar 1.3350 dengan persilangan antara rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari yang berada tepat di bawah level 1.3400. Area ini menjadi konfirmasi penting bagi arah jangka pendek, karena konsolidasi di sekitar sana memberi sinyal adanya tekanan jual jika pelemahan berlanjut.
Rintangan utama berada di sekitar 1.3400, sementara dukungan terdekat berada di 1.3350, diikuti oleh 1.3300 dan basis musim panas di sekitar 1.3150. Struktur harga menunjukkan peluang penurunan jika 1.3350 ditembus, meskipun pergerakan bisa berubah dengan data rilis pekan depan.
Analisa sinyal: jual GBP/USD dengan open sekitar 1.3360, target profit 1.3220, stop loss 1.3415. Rasio risiko/imbalan diperkirakan sekitar 2.5:1, memenuhi kriteria minimal 1:1.5 untuk sinyal tersebut.