GBPJPY: Momentum Kuat Berlanjut Didukung BoJ dan Sentimen Risiko Global

Signal GBP/JPYBUY
Open214
TP217.5
SL212.5

Momentum kenaikan GBPJPY terlihat kokoh untuk hari ketiga berturut-turut, menunjukkan sentimen bullish yang kuat di pasar. Ketidakpastian kebijakan BoJ, serta ketegangan Jepang–China, dan pembicaraan mengenai pemilihan mendadak di Jepang membuat yen tertekan dan membuka peluang bagi pasangan mata uang ini. Di sisi lain, pound Inggris mendapat manfaat dari permintaan dolar AS yang cenderung melemah, sehingga aliran modal menuju aset berisiko turut mendukung GBPJPY.

Harga spot GBPJPY menembus kisaran yang telah bertahan selama hampir tiga minggu dan bergerak ke arah level tertinggi yang belum pernah terlihat sejak Agustus 2008. Para pembeli berusaha memperpanjang tren kenaikan ke atas level 214.00 di tengah melemahnya yen secara umum. Laporan yang menyebut kemungkinan pemanggilan pemilihan mendadak oleh Perdana Menteri Jepang memperkuat spekulasi tentang kebijakan fiskal ekspansif lebih lanjut meskipun waktu kenaikan suku bunga BoJ masih diperdebatkan.

Ditambah lagi, sentimen risk-on di pasar saham global telah mengurangi daya tarik yen sebagai pelindung nilai. Para penjual JPY tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh ekspektasi bahwa otoritas Jepang bisa campur tangan untuk menghentikan pelemahan. Sementara itu, pernyataan Menteri Keuangan Jepang tentang kekhawatiran terhadap pelemahan yen menambah kompleksitas gambaran kebijakan bagi para trader.

Analisa Teknis dan Peluang Perdagangan

Secara teknis, RSI harian GBPJPY menunjukkan kondisi jenuh beli pada level yang tinggi, sehingga para pembeli perlu waspada terhadap koreksi. Meski demikian, pola pergerakan harga sejak beberapa sesi terakhir menunjukkan peluang breakout jika harga berhasil menembus di atas 214.00. Jika resistensi tersebut dilampaui, potensi upside jangka pendek bisa menguat lebih lanjut.

Di sisi lain, dinamika fundamental tetap menjadi faktor pendukung meskipun ada risiko volatilitas akibat kebijakan BoJ yang tidak pasti. Pelaku pasar juga tetap memantau perkembangan hubungan Jepang–China yang dapat mempengaruhi arus modal dan arah mata uang safe-haven. Zona kunci yang perlu diperhatikan berada dalam kisaran 214.00–217.00, dengan reaksi harga di bawah atau di atasnya memberikan petunjuk arah yang berbeda.

Seiring dengan itu, pidato Gubernur BoE Andrew Bailey menjadi fokus bagi strategi perdagangan jangka pendek. Beberapa analis menilai bahwa jika ada sinyal dua kali pemangkasan suku bunga pada 2026, GBPJPY bisa mendapatkan dukungan tambahan. Meskipun demikian, risiko seperti jenuh beli dan faktor geopolitik tetap perlu diawasi untuk mengelola eksposur secara efektif.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image