GBPJPY Tertekan Lanjuti Tren Turun Menuju 210.80: Analisa Teknis dan Dampak Intervensi BoJ

GBPJPY Tertekan Lanjuti Tren Turun Menuju 210.80: Analisa Teknis dan Dampak Intervensi BoJ

Signal GBP/JPYSELL
Open211.530
TP210.800
SL213.800
trading sekarang

GBP/JPY bergerak turun dari puncak sekitar 213.35 menuju area 211.00, menandai momentum jual yang meningkat. Break pada garis tren resistance dan adanya gap di atas 212.00 menunjukkan bahwa pergerakan bearish bersifat impulsif dan berpotensi berlanjut.

Indikator teknikal mendukung narasi pelemahan. RSI berada di sekitar 35, menunjukkan pelemahan momentum bullish tanpa masuk ke wilayah oversold, sedangkan MACD semakin dalam ke territory negatif dengan histogram yang melebar.

Area support kritis terletak sekitar 210.80, dengan target berikutnya di 210.00 dan 201.25 jika tekanan berlanjut. Sementara itu, celah harga cenderung tertutup dan retest terhadap garis tren yang telah ditembus di sekitar 212.45 tidak boleh diabaikan. Jika harga menembus di atas 212.45, fokus bisa beralih ke zona resistance di 213.35 yang sebelumnya menjadi titik puncak.

Dalam konteks fundamental, suasana risk-off yang melanda pasar menambah beban bagi GBP/JPY, meskipun dinamika teknis sedang menunjukkan arah jual yang jelas. Pergerakan ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap risiko global dan dampaknya terhadap likuiditas pasangan mata uang ini.

Laporan dari Cetro Trading Insight menyoroti kemungkinan intervensi BoJ, dengan otoritas Jepang disebut siap mengambil langkah decisif untuk merespons aktivitas spekulatif yang meningkat. Gambaran kebijakan ini mendukung apresiasi Yen secara umum dan mendukung pendorong korelasi negatif terhadap GBPJPY dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, kombinasi faktor teknis dan fundamental meneguhkan skenario bearish. Target pertama berada di sekitar 210.80 dan 210.00 sebagai dukungan utama, sementara 201.25 mewakili target yang lebih jauh jika tekanan tetap kuat. Namun, alur pasar bisa berubah jika harga membentuk retest signifikan terhadap 212.45 atau jika sentimen global membaik.

broker terbaik indonesia