
GBPUSD saat ini berada di sekitar 1.3550 pada kerangka empat jam. Pergerakan itu membentuk kondisi yang relatif terjaga di atas level kunci 1.3500, dengan 200 periode EMA di 1.3488 menjadi landasan teknikal utama. Indikator Stochastic RSI berada di kisaran pertengahan, menunjukkan momentum yang netral hingga sedikit bullish tanpa tanda overbought.
Di kerangka empat jam, harga berada di atas EMA 200 yang berada di 1.3488, menyiratkan permintaan jangka pendek tetap kuat. Struktur teknikal menunjukkan pembalikan dari beberapa candlestick berulang setelah rally ke level sekitar 1.3600. Pergerakan harga, meskipun ada retracement, tetap menjaga bias positif untuk pelaku pasar yang menilai dukungan teknikal sebagai zona pembatas.
Fokus trading jangka pendek tetap pada data penting yang datang. Menurut Cetro Trading Insight, NFP AS yang dirilis Jumat dapat menjadi katalis utama untuk memperjelas arah. Mereka menyoroti bahwa jika GBPUSD mempertahankan level 1.3500–1.3488, peluang rebound tetap terjaga.
Nilai tukar dolar berada di fokus utama akibat narasi ceasfire AS Iran yang tidak berkembang sebagaimana harapan. Ketegangan di Selat Hormuz menambah volatilitas dan memicu respons pasar terhadap risiko geopolitik. Dalam beberapa sesi terakhir, sentimen risk-off maupun risk-on berfluktuasi terkait kemajuan atau kemunduran pembicaraan.
Para pembicara Federal Reserve turut memicu dinamika ekspektasi suku bunga, membuat prospek kebijakan moneter AS volatil. Perkiraan Nonfarm Payrolls (NFP) yang beragam menambah ketidakpastian arah dolar sebelum rilis utama hari Jumat. Rilis data ini diperkirakan memberikan petunjuk tegas atas langkah kebijakan bank sentral, menambah tekanan pada pasangan mata uang utama.
Karena data ekonomi UK relatif minim pekan ini, pergerakan GBP lebih banyak tergantung pada arah dolar AS daripada kejutan data domestik. Imbasnya, GBPUSD cenderung meniru dinamika Greenback meski ada dukungan teknis lokal di sisi harga. Dalam konteks ini, para pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi volatilitas yang bisa muncul dari perkembangan geopolitik maupun data ekonomi AS.
Level dukungan utama terlihat di kisaran 1.3500–1.3488, area konvergensi antara psikologis 1.3500 dan EMA 200 periode. Penutupan mingguan di bawah zona itu dapat memicu penyesuaian lebih dalam menuju 1.3450 yang menjadi swing low Mei lalu. Sementara itu, resistance terdekat berada sekitar 1.3645–1.3660, hampir menyentuh level tertinggi multi-bulan.
Jika harga tetap berada di atas zona support, maka aliran pembelian berpotensi pulih dan membangun struktur pemulihan yang lebih kuat. Trader cenderung menargetkan tonjolan selama pengujian ulang EMA 200 dan reaksi di sekitar 1.3645–1.3660. Kondisi ini menambah peluang untuk melanjutkan tren naik jangka pendek jika data ekonomi AS mendukung dolar.
Namun skenario bearish masih relevan jika harga mampu menembus di bawah 1.3488 secara tutup harian. Break tersebut berisiko mempercepat koreksi ke level 1.3450 atau bahkan lebih rendah di sekitar swing rendah Mei. Dalam konteks risiko, trader perlu mengatur stop loss untuk menjaga rasio risiko terhadap imbalan minimal 1 banding 1.5 seperti yang disarankan.