Pound Sterling bergerak relatif tenang di sekitar level 1.3350 terhadap USD pada sesi perdagangan Eropa. Para investor menantikan keputusan kebijakan penting dari BoE dan Fed yang diperkirakan tidak mengubah suku bunga saat ini. Kondisi ini membuat GBP menampilkan konsolidasi tanpa arah jelas untuk sementara waktu.
Analisis pasar menunjukkan BoE diperkirakan menahan suku bunga pada 3.75% dengan suara 7-2, menandakan jeda kebijakan yang konsisten. Sementara itu, pasar AS menantikan keputusan Fed yang juga diharapkan tidak mengubah kisaran suku bunga 3.50%-3.75%. Perkiraan ini menambah tekanan pada pergerakan GBP terhadap USD yang cenderung flat.
Data tenaga kerja Inggris untuk tiga bulan yang berakhir Januari diproyeksikan menunjukkan ILO Unemployment Rate tetap di 5.2% dan Average Earnings Excluding Bonuses melambat menjadi 4% YoY. Pergerakan sterling terbatas karena investor menimbang hasil rilis data dengan kebijakan para bank sentral sebagai konteks utama. Pasar menunggu konfirmasi arah lebih lanjut setelah rilis tersebut.
Analisis data tenaga kerja menunjukkan ILO Unemployment Rate di 5.2% serta perkiraan pertumbuhan upah inti 4% YoY untuk periode tiga bulan hingga Januari. Angka ini sesuai dengan narasi BoE bahwa tekanan harga belakangan mulai melunak meski inflasi belum kembali ke target. Hal itu membuat risiko kebijakan lebih rendah dalam waktu dekat.
Secara global, tekanan inflasi terlihat tetap ada karena harga minyak yang lebih tinggi dan dinamika energi. Kondisi ini membuat kebijakan moneter tetap hati-hati di berbagai lembaga, dengan BoE cenderung menunda perubahan sementara Fed juga terhitung berhati-hati. Investor menilai bahwa jeda kebijakan bisa berlanjut hingga data tenaga kerja dan inflasi menunjukkan kemajuan yang lebih jelas.
Kebijakan BoE yang menahan suku bunga, ditambah ekspektasi Fed yang tidak berubah, menambah stabilitas pada pasangan GBPUSD meski arah jangka pendek masih tidak jelas. Trader akan menilai data tenaga kerja berikutnya serta perkembangan harga energi sebagai penentu arah. Pasar tetap cenderung berhati-hati dalam menghadapi episod rilis data berikutnya.
Investors menantikan keputusan Fed yang dijadwalkan pada 18:00 GMT, sementara BoE juga memantau sinyal kebijakan dari rilis data Inggris. Ketidakpastian ini menjaga GBPUSD berada dalam kisaran sempit terhadap USD, terutama di sekitar area 1.33-an. Pergerakan pasangan ini sangat dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap tindakan kedua bank sentral tersebut.
Indeks dolar AS (DXY) dilaporkan datar di sekitar 99.50, mencerminkan ketenangan pasar menjelang rilis kebijakan. Rendahnya volatilitas dan kehati-hatian investor memperbesar peluang GBPUSD untuk tetap berada di kisaran sempit. Trader akan fokus pada data tenaga kerja dan pernyataan kebijakan yang keluar di sesi berikutnya.
Saat ini sinyal trading bersifat netral karena kedua bank sentral diperkirakan tidak mengubah jalur kebijakan dalam waktu dekat. Tanpa konfirmasi arah, rekomendasi beli atau jual tidak bisa dipicu secara tegas. Jika terjadi breakout dengan risk-reward minimal 1:1.5, analisis teknikal dapat dipertimbangkan sesuai konteks data selanjutnya.